Pemilu Makin Dekat, 210 KPPS Pohgading Gelar Bimtek Serentak

0

Mataram (Suara NTB) – Menjelang pemilu 2024, segala persiapan untuk keberhasilan pemilu dilakukan oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum) Republik Indonesia.

Bimtek (Bimbingan Teknis) yang dilakukan oleh kelompok penyelenggara pemungutan suara atau KPPS merupakan kegiatan yang wajib dilakukan setiap menjelang pemilu. Bimbingan Teknis ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh KPU untuk keberhasilan pemilu.

Materi yang dijelaskan dalam kegiatan bimtek berupa materi umum mengenai apa saja tugas dan fungsi KPPS serta pengenalan KPPS.

Panitia KPPS Desa Pohgading, Fikri, mengaku bahwa bimtek ini diikuti oleh seluruh KPPS desa tersebut. “Sebanyak 210 KPPS dari 30 tempat pemungutan suara (TPS) di desa Pohgading dan 3 TPS di Pohgading Timur mengikuti kegiatan bimtek ini,” ungkapnya pada Minggu, 28 Januari 2024.

Selanjutnya, ia juga mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat Pohgading menjadi bagian dari KPPS sangat tinggi, sehingga cukup sulit untuk menyeleksi siapa yang cocok menjadi KPPS.

“Syarat menjadi anggota KPPS ialah minimal SMA/Sederajat berusia 17-55 tahun dan memiliki e-KTP, memang sekarang KPPS memiliki batas umur. Antusiasme masyarakat Pohgading cukup tinggi untuk menjadi KPPS, sehingga kami sebagai panitia cukup selektif dalam memilih anggota. Kami lihat dulu record-nya, yang dinilai mampu dan terbaik ialah yang akan kami pilih,” jelasnya.

Meski memiliki syarat minimal, Fikri mengungkap bahwa di beberapa daerah di Lombok Timur memilih KPPS tanpa syarat minimal tersebut dikarenakan keterbatasan anggota.

“Petugas KPPS minimal SMA/Sederajat, namun di beberapa desa di Lombok Timur ada yang tidak memenuhi syarat pendidikan, asalkan bisa baca tulis maka ia bisa menjadi anggota KPPS, hal ini dikarenakan beberapa desa masih banyak yang tidak menempuh SMA,” jelasnya.

Ia juga mengaku bahwa KPPS sekarang lebih diistimewakan dari pemilu sebelumnya, hal ini dikarenakan KPU menambah gaji anggota KPPS sebanyak dua kali lipat dan memberikan tunjangan makan dua kali. Selain itu, KPU juga bekerja sama dengan BPJS sehingga anggota KPPS perlu mengecek kesehatan terlebih dahulu sebelum pemilu. (era)