Maksimalkan Perolehan Suara Partai, Caleg PPP NTB Diminta Tidak Saling Grogoti

0
Foto : Hj. Ermelena (Suara NTB/ndi). 

Mataram (Suara NTB) – Hari H pemungutan suara Pemilu 14 Februari 2024 tinggal menghitung hari, sejumlah partai politik peserta Pemilu mulai mengambil ancang-ancang untuk menerapkan strategi pamungkasnya dalam merebut simpati dan dukungan suara rakyat.

Pada Senin 29 januari 2024 DPW PPP NTB mengumpul seluruh pengurus DPW, DPC dan Caleg untuk mengikuti rapat koordinasi pemenangan Pemilu, yang dipimpin langsung Wakil Ketua Umum DPP PPP, Hj. Ermelena Mhs didampingi Ketua DPW PPP NTB, H. Muzihir dan sekretaris Muhammad Akri.

Ermelena yang dikonfirmasi disela-sela Rakor pemenangan tersebut mengatakan bahwa ia menekankan kepada semua Caleg PPP di NTB agar tidak saling bertarung diinternal dengan sesama Caleg PPP. Sebab hal itu hanya akan merugikan partai sendiri yang tidak bisa optimal meraih suara.

“Paling penting saya tekankan tidak boleh jeruk makan jeruk, kalau satu tambah satu sama dengan dua, tidak boleh satu tambah satu sama dengan satu. Sehingga angka yang kita peroleh ini maksimal, kalau ada teman caleg sudah masuk kesatu kampung, caleg yan lain jangan masuk kesana juga,” ujar Ermelena.

Jika sesama caleg saling gontok-gontokan untuk meraih suara terbanyak, hal itu justru yang membuat suara partai tidak masuk rangking untuk memperoleh kursi di Dapil tersebut. Karena itu pergerakan Caleg harus bersaing dengan caleg dari partai lain, bukan dengan sesama caleg satu partai.

“Pertama itu kita kumpulkan suara untuk memastikan partai dapat kusi dulu, kalau partai sudah dapat kursi, baru kita berpikir siapa yang duduk disitu. Tapi kalau kita duluan berpikiran siapa yang akan duduk, bisa-bisa tidak ada yang akan duduk karena partai tidak dapat kursi,” jelas mantan anggota DPR RI dari Dapil NTB ini.

Ketika ditanya lebih jauh terkait dengan peluang PPP untuk bertahan di parlemen. Pasalnya dari sejumlah lembaga survei yang merilis hasil surveinya, PPP tidak pernah sama sekali masuk partai yang elektabilitasnya menembus ambang batas parlemen 4 persen.

Terkait hal itu Ermelena menegaskan bahwa pihaknya sangat optimistis PPP akan tetap lolos parlemen pada pemilu 2024 ini. Diungkapkannya, bahwa pihaknya punya hitungan internal sendiri dimana hasilnya PPP sangat aman masuk parlemen.

“Kami sangat optimistis kalau sekedar lolos PT kami sudah aman, karena survei terakhir kami sudah 4,2 persen. Sekarang tinggal memaksimalkan perolehan kursi, dari 19 kursi sekarang ini target kita 38 kursi, dan itu sudah zona hijau, dapil Hijau, apa lagi pak Sandiaga Uno gerak terus. Kalau di NTB 2 sendiri insyaallah aman, tinggal siapa yang akan duduk aja. Kalau NTB 1, Sumbawa itu masuk zona kuning, tapi mudah-mudahan penambahan suara kita signifikan,” pungkasnya. (ndi)