1.000 Guru Bahasa Inggris Disiapkan Bantu Siswa NTB Tembus Beasiswa LPDP

0
H. Aidy Furqan

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB akan menyiapkan 1.000 guru Bahasa Inggris untuk mendampingi siswa SMA sederajat sejak kelas XI dalam mempersiapkan diri mendaftar beasiswa LPDP. Para guru tersebut akan berperan mempersiapkan calon awardee, terutama dalam hal penguasaan Bahasa Inggris, khususnya TOEFL dan IELTS. Program ini akan dimulai awal Maret 2024.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, H. Aidy Furqan, pada Selasa, 30 Januari 2024  menyampaikan, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan strategi dan pembiayaan program tersebut. Dinas Dikbud NTB akan bekerja sama dengan lembaga lain seperti LPP NTB dan perguruan tinggi.

“Harapannya akhir Februari atau awal Maret nanti bisa dimulai kegiatan tersebut untuk persiapan anak-anak kelas XI dan XII mendatang, ungkap Aidy.
Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Drs.H.Lalu Gita Ariadi, M.Si., meminta pemangku kebijakan terkait seperti Dikbud, Brida dan para alumni ikut mempersiapkan calon awardee terutama penguasaan Bahasa Inggris TOEFL sejak kelas XI. Hal ini berkaitan dengan dibukanya beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan atau LPDP pada tahun 2024.

Saya sangat care dengan program beasiswa. Kita akan adakan 1.000 Guru Bahasa Inggris untuk mempersiapkan anak-anak kita mendapatkan beasiswa pendidikannya, ujar Gita saat menerima para alumni LPDP NTB pada akhir pekan lalu.
Dihubungi terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) NTB, Lalu Suryadi pada Selasa, 30 Januari 2024  menyampaikan, 1.000 guru tersebut akan direkrut dari guru bahasa Inggris yang ada di sekolah. Guru-guru tersebut akan dilatih mengajarkan TOEFL dan IELTS. Selanjutnya para guru bahasa Inggris itu mengajarkannya ke siswa kelas XI dan XII.

Para siswa yang tertarik melanjutkan pendidikan melalui beasiswa boleh mengikuti pendampingan tersebut secara gratis.
“Tidak dibatasi siapapun siswa yang mau melanjutkan boleh ikut. Nantinya bisa diintegrasikan dengan kelas ekskul bisa juga kelas khusus. Pendampingan ini gratis, ujar Lalu Suryadi.

Menurutnya, untuk pelaksanaan pelatihan pendampingan TEFL langsung dari Dikbud NTB, tetapi untuk penyiapan pelatihnya, akan ditangani Brida bersama beberapa lembaga mitra. Diharapkan denga nada pendampingan ini akan memperbanyak anak-anak NTB lulus mendapatkan beasiswa ke perguruan tinggi.

Diharapkan akan lebih banyak lagi anak-anak kita yang lulus beasiswa, harapnya.
Dalam berita sebelumnya, Ketua Mata Garuda (Ikatan Alumni LPDP NTB), Azkia Rostiani Rahmani mengatakan, bahwa pendaftaran beasiswa LPDP telah dibuka sejak 11 Januari 2024 lalu. Mata Garuda katanya akan menggelar sosialisasi terbuka dengan mengundang mahasiswa dan dosen untuk diberikan materi tentang beasiswa LPDP. Mereka juga akan berbagi pengalaman dengan para alumni yang saat ini jumlahnya mencapai 800 orang.

“Ada 15 jalur beasiswa dalam negeri yang bisa diambil dan kami siap berbagi pengetahuan tentang bagaimana mengakses beasiswa ini serta pengalaman sebagai alumni awardee,” ujar Azkia.
LPDP menyediakan kuota hingga 10 ribu untuk penerima beasiswa pada 2024. Jumlah tersebut kurang lebih hampir sama dengan penerimaan pada 2023 yang mencapai 9.959 orang.

Pada tahun 2023, LPDP menggelontorkan anggaran sekitar Rp10 triliun untuk seluruh jenis beasiswa yang diselenggarakan langsung oleh LPDP maupun kerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) ataupun Kementerian Agama (Kemenag).
Beasiswa LPDP tak hanya meningkat dari segi jumlah saja. Namun juga harus berdampak pada bidang-bidang yang menjadi prioritas bagi pembangunan negara. (ron)