Atap Rumah Warga Kadindi Tersapu Angin Puting Beliung

0
Kepala Desa Kadindi Kecamatan Pekat, Doriwantu saat menerima secara simbolis bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Dompu, di lokasi rumah Jupril, Minggu, 28 Januari 2024.(Suara NTB/ist)

Dompu (Suara NTB) – Jupril (35) warga Malaka Manis Desa Kadindi Kecamatan Pekat harus menerima kondisi rumahnya tanpa atap akibat diterpa angin puting beliung pada Jumat, 26 Januari 2024 sekitar jam 14.00 wita. Atap rumahnya terbang ke samping saat hujan disertai angin kencang melanda wilayah Pekat dan sekitarnya, sehingga ia harus menumpang ke rumah keluarganya untuk sementara waktu.

Kerusakan rumah Jupri ini langsung dilaporkan Kepala Desa Kadindi kepada pemerintah atasanya sesaat setelah angin puting beliung terjadi. Selain menyampaikan laporan melalui pesan singat di WA, kejadi ini juga disampaikan kepada pemerintah daerah (Pemda)  Kabupaten Dompu.

“Alhamdulillah, korban sudah mendapat bantuan dari Sosial Kabupaten Dompu berupa peralatan dapur dan sembako. Seperti 10 kg beras, famili kit, 3 lembar selimut, kasur lipat, terpal dan 2 paket sandang,” ungkap Doriwanto, Kepala Desa Kadindi saat dikonfirmasi kembali, Minggu, 28 Januari 2024.

Bantuan tersebut untuk korban yang rumahnya diterjang angin puting beliung. (Suara NTB/ist)

Bantuan ini, lanjut Doriwanto, diserahkan langsung jajaran Dinas Sosial Kabupaten Dompu pada Minggu, 28 Januari 2024. Saat ini, korban sedang memperbaiki sedikit – sedikit rumahnya yang rusak dengan bantuan yang ada, termasuk bantuan dari warga sekitar.

Selain angin puting beliung yang melanda Pekat dan wilayah sekitarnya, konstruksi bangunan milik Jupril juga cukup rentang rusak bila terjadi bencana angin puting beliung atau gempat bumi. Hal itu dikarenakan kondistruksi bangunan yang menggunakan batako ini tidak menggunakan tiang kolomg maupun balok besi yang saling mengaitkan bangunan rumah. Sehingga bangunan rumah tersebut terlihat rawan rusak.

Kepala bidang bencana pada BPBD Kabupaten Dompu, H Wan Muhtajun, ST yang dikonfirmasi terpisah mengaku, hanya rumah milik Jupril yang dilaporkan rusak akibat bencana angin puting beliung Jumat siang hingga sore. Ketika laporan itu diterima, BPBD juga langsung memberikan bantuan tanggap darurat. “Alhamdulillah sudah tertangani,” katanya. (ula)