Pemkot Sedang Kaji Pembentukan UPTD PJU

0
Sejumlah PJU di Jalan TGH. Faisal, Kelurahan Mandalika telah revitalisasi. Pemkot Mataram mengkaji optimalisasi PJU, PJL serta penerangan taman-taman. Hasil kajian ini akan dibentuk UPTD yang khusus menangani PJU dan PJL. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah Kota Mataram sedang mengkaji pembentukan unit pengelola teknis dinas (UPTD) penerangan jalan umum (PJU). Kajian ini diharapkan agar tidak terjadi penumpukan tanggungjawab di salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) teknis.

Kepala Badan Riset Daerah Kota Mataram, Dr. Mansur ditemui pada Jumat, 26 Januari 2024 menerangkan, kajian ini berdasarkan perintah dari Walikota Mataram H. Mohan Roliskana terhadap pemanfaatan penerangan jalan umum yang lebih efektif, efisien, dan optimal dalam pelayanan terhadap penerangan jalan umum, penerangan jalan lingkungan, dan termasuk penerangan yang berada di taman-taman kota.

Pihaknya kemudian melakukan formulasi irisan besar tanggungjawab pengelolaan, apakah di satu organisasi perangkat daerah atau mengarah pada pembentukan unit pengelolaan teknis dinas. “Makanya nanti akan kita lihat arahnya kemana dari hasil kajian,” kata Mansur.

Selama ini diakui, pengelolaan PJU menjadi kewenangan dari Dinas Perhubungan Kota Mataram. Sementara, penerangan jalan lingkungan berada di bawah kendali Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Mataram.

Dijelaskan, kajian ini akan melihat titik-titik PJU dan PJL yang beban. Artinya, ketika bebannya sangat besar maka tidak bisa diserahkan pengelolaan di satu instansi saja. “Nanti kita kaji beban dan titik terbesarnya di mana,” ujarnya.

Proses kajian telah dimulai sejak awal Januari 2024. Beberapa data, informasi, dan regulasi telah dikumpulkan termasuk studi tiru ke Kabupaten Lombok Barat. Pengelolaan PJU di Kabupaten Lombok Barat tambah Mansur, dikelola oleh pihak ketiga. “Data dan produk hukumnya telah kita pelajari,” tambahnya.

Dari hasil studi tiru ini akan diimplementasikan sesuai dengan kondisi dan karakteristik di Kota Mataram.

Mansur menegaskan, kajian ini memiliki tujuan optimalisasi infrastruktur terhadap PJU dan PJL serta penerangan di taman-taman kota. (cem)