Ummat Kerja Sama dengan Micromine Tingkatkan Kualitas Pendidikan Pertambangan

0
Rektor Ummat, Abdul Wahab (lima dari kiri) saat penandatanganan kerja sama dengan Marketing Manager Micromine Indonesia, Christanti Taurina (empat dari kiri) di Ruang Kerja Rektor Ummat, pekan lalu.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat) menjalin kerja sama dengan Micromine Indonesia yang ditandai dengan penanadatanganan kerja sama antara Rektor Ummat, Drs. Abdul Wahab, MA., dengan tim Micromine di ruang kerja Rektor Ummat, pekan lalu. Kerja sama itu berupa hibah lisensi Micromine ke Program Studi (Prodi) S1 Teknik Pertambangan Ummat. Kerja sama antara Ummat dengan Micromine ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan pertambangan.

Micromine sebagai pemilik dari perangkat lunak Micromine merupakan solusi eksplorasi dan desain tambang yang mudah digunakan, yang menawarkan sarana untuk pemodelan, estimasi, desain, optimasi, dan scheduling. Micromine membuat pengguna memiliki pemahaman mendalam tentang proyek suatu perusahaan, sehingga daerah yang prospektif dapat ditargetkan dengan lebih akurat.

Marketing Manager Micromine Indonesia, Christanti Taurina menyampaikan, Micromine, dengan bangga menjalin kolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Mataram. Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan pertambangan.

“Melalui penyediaan lisensi akademis, Micromine berkomitmen untuk mendukung pengembangan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa di bidang ini. Acara penandatanganan kerja sama ini menjadi momentum bersejarah yang dihadiri oleh tim Micromine Indonesia selama kunjungan mereka ke Lombok. Kesepakatan ini bukan hanya sekadar menyediakan lisensi, tetapi juga simbol dari komitmen bersama untuk mendorong pendidikan di sektor pertambangan,” jelas Christanti Taurina.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis dan relevan dengan kebutuhan industri. Mahasiswa Ummat akan mendapatkan manfaat langsung dari akses ke teknologi terkini dalam eksplorasi dan pengelolaan sumber daya alam.

“Dengan semangat kemitraan ini, diharapkan munculnya lulusan yang siap bersaing di dunia kerja, membawa inovasi, dan menghadirkan kontribusi berharga dalam industri pertambangan,” harapnya.

Dekan Fakultas Teknik Ummat, Dr. Aji Syailendra Ubaidillah, S.T., M.Sc., menyampaikan rasa hormat pihaknnya kepada semua pihak yang telah turut serta dalam memberikan dukungan untuk hibah software tambang Micromine ini kepada Fakultas Teknik Ummat. Perangkat lunak Micromine yang pihaknya terima ini bukan sekadar teknologi, melainkan pintu menuju pengetahuan, inovasi, dan kemajuan.

“Kami menyadari betapa berharganya kesempatan ini, dan kami berjanji akan menggunakannya dengan bijak serta sebaik mungkin. Hibah ini bukan hanya sekadar bantuan teknologi, tapi juga simbol kepercayaan yang telah diberikan kepada kami. Kami berterima kasih kepada pihak micromine dan juga Forum Komunikasi Prodi Tambang Seluruh Indonesia (Forkopindo) yang telah melihat potensi kami dan memberikan kesempatan untuk meningkatkan kualitas kami melalui teknologi ini,” ujar Aji.

Pihaknya berjanji untuk memanfaatkannya sebaik mungkin. Tidak hanya untuk kepentingan Prodi Sarjana Teknik Pertambangan, tapi juga untuk memajukan Fakultas Teknik. Hibah lisensi software Micromine seharga Rp17 miliar ini semakin memantapkan posisi Kampus Ummat sebagai leader di bidang Pendidikan Pertambangan di NTB dan NTT.

“Terakhir, kami ingin menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses pengadaan hibah ini. Semoga hibah ini tidak hanya memberi manfaat pada kami, tapi juga menjadi investasi yang berkelanjutan untuk perkembangan ilmu dan teknologi di lingkungan Fakultas Teknik Ummat khususnya dan di lingkungan Kampus UMMat umumnya,” tambah Aji.

Ketua Program Studi S1 Teknik Pertambangan, Bedy Fara Aga Matrani, ST., MT., menambahkan, pihaknya sangat bersyukur dengan diberikan hibah lisensi Micromine ke Prodi S1 Teknik Pertambangan Ummat. Micromine merupakan software pertambangan yang banyak digunakan oleh perusahaan perusahaan pertambangan di Indonesia.

“Hibah ini akan sangat bermanfaat bagi Prodi kami untuk mengembangkan kompetensi Mahasiswa maupun Dosen Teknik Pertambangan Ummat. Hal ini semua terjadi berkat bantuan dari Forkopindo dan support dari Ummat,” ujar Bedy Fara Aga Matrani.

Wakil Rektor I Ummat, Dr. Harry Irawan Johari, S.Hut.,M.Si., berharap mahasiswa punya keahlian dalam program Micromine itu. Nanti ada penguatan melalui pelatihan yang dilaksanakan setiap enam bulan sekali untuk mahasiswa. Sertifikat Hasil pelatihan juga dapat digunakan untuk mengisi SKPI. “Selain itu, secara berjenjang mahasiswa memiliki sertifikasi keahlian. Laboratorium tersebut juga bisa dipakai oleh praktisi yang ada di NTB, Bali, dan NTT,” pungkasnya. (ron/*)