Lobar Raih Penghargaan STBM Award Level Tertinggi Paripurna Tingkat Nasional

0
Foto Asisten I Agus Gunawan bersama Kadiskes Arief Suryawirawan Sekdis Kesehatan Zulkifli dan Kabid Sosbud Bappeda Lobar, Dr. Mutmainah menunjukkan penghargaan STBM Award Paripurna yang diraih Lobar dari Kemenkes RI

Giri Menang (Suara NTB) – Pemkab Lombok Barat berhasil meraih penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award Tingkat Nasional dari Kementerian Kesehatan RI. Penghargaan STBM Award yang berhasil diraih merupakan level tertinggi yakni kategori tatanan tertinggi Paripurna. Lobar berhasil melewati dua kategori sekaligus, yakni Pratama dan Madya.

Penghargaan yang diterima oleh Dinas Kesehatan Lobar di Jakarta itu, diserahkan langsung ke Pemkab dalam hal ini Bupati Lobar Hj Sumiatun diwakili oleh Assiten I Setda Lobar Drs Agus Gunawan. Penyerahan penghargaan dilakukan pada saat rapat koordinasi Bersama lintas sektoral dan Lintas Program Tingkat Kabupaten Lombok Barat yang diadakan selama dua hari, mulai Kamis, 7 Desember 2023  dan Jumat, 8 Desember 2023  di Sengigigi.

Foto OPD lintas Sektor yang menghadiri kegiatan Rakor Kesehatan

Kegiatan itu dihadiri Kadis Kesehatan Lobar Arief Suryawirawan, S.Si., Apt., MPH bersama Sekretaris Dinas Ns. H. Zulkifli, S.Kep., MM dan di ikuti oleh sejumlah OPD, pimpinan dua RSUD, Kepala Bidang Sosial Budaya Bappeda Lobar, Dr. Mutmainah, Labkesda, 20 Kepala Puskesmas dan Penanggung Jawab Promkes. Kadikes Arief Suryawirawan, pada ajang STBM Award 2023, Lobar berhasil meraih penghargaan level tertinggi. “Alhamdulillah, penghargaan STBM Award yang berhasil kita raih merupakan kategori tatanan tertinggi, yakni Paripurna,”kata Kadikes Lobar ini.

Dalam penghargaan STBM Award itu, ada tiga kategori yakni pratama yang sudah tuntas pilar pertama Open Defecation Free (ODF). Madya sudah ODF ditambah 50 persen pilar 2-5. Dan Paripurna ODF plus pilar 2-5 70 Persen, didukung dengan inovasi daerah minimal lima. Dukungan kegiatan 5 pilar di lintas sektor, adanya regulasi, 500 KK sampel yang diverifikasi melaksanakan 5 pilar STBM (by name, by Andres).

Foto Penghargaan STBM Award paripurna tingkat Nasional dari Kemenkes RI yang diraih Pemkab Lobar

Dalam kesempatan pertemuan tersebut, ia menyampaikan Program Prioritas Kesehatan untuk 2024 dan Peran Linsek dalam strategi pelaksanaan program kesehatan prioritas. “Arah kebijakan program tahun 2024 nantinya akan fokus ke AKI, AKB, Stunting, UHC serta program lainnya, Sehingga kedepan Linsek terkait dan Lintas Program akan kita bagi bersama peran dan tugas masing-masing agar pencapaian target program prioritas di tahun 2024 nantinya tercapai dengan bagus dan maksimal,”ungkap Kadikes Arief Suryawirawan.

Linsek OPD yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni Dinas Dukcapil, Dinsos, Dinas PMD, DP3AP2KB, Dikbud, BPJS, BPKAD, Bappeda, Ketahanan Pangan, Kemenag, Perwakilan Desa, dan PTSP. Sementara itu, Kepala Bidang Sosial Budaya Bappeda Lobar, Dr. Mutmainah mengatakan, rapat kordinasi lintas sektor digelar Dikes Lobar dikuti OPD dan liding sektor terkait. “Rakor ini dirangkai penyerahan penghargaan STBM Award paripurna,”kelasnya. Kaitan dengan STBM Award paripurna ini, diperoleh karena Lobar berhasil deklarasi pilar 1-3 dan pilar 1-5. Penghargaan ini diberikan kepada kabupaten kota karena mampu mempertahankan lima pilar sampai kategori paripurna.

Foto Sekdis Dikes Lobar saat menerima penghargaan STBM Award paripurna dari Kemenkes RI di Jakarta

Penghargaan STBM paripurna lima pilar ini ini hanya diraih oleh empat kabupaten kota di Indonesia, yakni tiga di NTB, sedangkan satu daerah dari luar provinsi NTB. “Dari empat daerah itu, Lobar termasuk,”ujarnya. Dampak dari prestasi ini tentu akan menjadi perhatiannya pusat, artinya Pusat mempertimbangkan memberikan program kegiatan kaitan dengan sektor kesehatan. “Dan kita sering dikunjungi oleh daerah pun, sehingga dari situ akan menambah PAD dari yang menginap di hotel-hotel Lobar,”ujarnya.

Lebih lanjut, dijelaskan bicara masalah Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), semua Lintas sektor diimbau untuk mendukung upaya STBM lima pilar dengan kategori paripurna. “Artinya kita harus mempertahankan penghargaan itu ditingkat kabupaten sampai pusat,”jelasnya. Dan untuk program ini butuh konvergensi atau komitmen bersama lintas Sektor.(her)