KPU Umumkan Jadwal Debat Capres dan Cawapres 2024

0
Infografis jadwal debat Capres-Cawapres Pemilu 2024. Sumber: Antara

Mataram (Suara NTB) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) besama ketiga tim pasangan Capres dan Cawapres telah menyepakati format dan tema debat kandidat capres-cawapres peserta Pemilu 2024. Debat kandidat akan dilaksanakan sebanyak lima kali.

Debat perdana antar pasangan Capres akan digelar pada hari Selasa, tanggal 12 Desember 2023.

Ketua KPU Hasyim Asy’ari dalam keterangan persnya menyampaikan Debat pasangan Capres-Cawapres 2024 akan melaksanakan sebanyak lima kali. Secara rinci, debat capres-cawapres 2024 akan digelar sebanyak dua kali pada Desember 2023, dua kali pada Januari 2024, dan satu kali pada Februari 2024.

Berikut ini jadwal lengkap debat capres-cawapres untuk Pilpres 2024. Debat pertama digelar pada Selasa, tanggal 12 Desember 2023. Debat kedua pada Jumat, 22 Desember 2023. Debat ketiga pada Minggu, 7 Januari 2024. Debat keempat pada Minggu, 14 Januari 2024. Debat kelima pada Minggu, 4 Februari 2024.

Hasyim juga menyampaikan, KPU bersama tim paslon telah menyepakati penentuan jumlah undangan yang berhak hadir langsung pada kegiatan debat kandidat. Disepakati jumlah pendukung masing-masing paslon maksimal 50 orang.

“Jadi KPU akan menyiapkan undangan kepada tim pasangan calon 1, 2, dan 3, sebanyak 50 orang. Nah siapa-siapa nya kami serahkan kepada masing-masing calon pasangan tentang siapa yang akan diundang atau diberikan undangan tersebut,” ucap Hasyim.

Untuk format Debat Capres-Cawapres 2024 dibagi menjadi dua proporsi, yakni tiga kali debat antar capres dan dua kali debat antar cawapres. Lebih jelasnya yakni debat pertama mempertemukan antar capres. Debat kedua antar cawapres. Debat ketiga untuk capres, kemudian debat keempat untuk cawapres, dan debat kelimat untuk capres.

Adapun tema Debat Capres-Cawapres 2024 akan yang dibawakan untuk setiap jalannya debat berbeda-beda. Debat pertama mengangkat tema tentang lingkup isu-isu Pemerintahan, Hukum, HAM, Pemberantasan Korupsi, Penguatan Demokrasi, Peningkatan Layanan Publik dan Kerukunan Warga

Selanjutnya tema debat kedua mengangkat isu-isu Ekonomi (ekonomi kerakyatan dan ekonomi digital), Keuangan, Investasi Pajak, Perdagangan, Pengelolaan APBN-APBD, Infrastruktur, dan Perkotaan. Tema debat ketiga yakni isu Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional, dan Geopolitik.

Kemudian tema untuk debat keempat mengangkat isu Pembangunan Berkelanjutan, Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup, Energi, Pangan, Agraria, Masyarakat Adat dan Desa. Tema debat kelima isunya adalah terkait Kesejahteraan Sosial, Kebudayaan, Pendidikan, Teknologi Informasi, Kesehatan, Ketenagakerjaan, Sumber Daya Manusia, dan Inklusi. (ndi)