Diterima Bupati Hj Sumiatun, Pemkab Lobar Raih Penghargaan Anindhita Wistara Data dari BPS RI

0
Foto Bupati Lobar Hj Sumiatun menerima penghargaan Anindhita Wistara Data Tingkat Nasional Senin, (4/12/2023) lalu di Jakarta

Giri Menang (Suara NTB) -Kabupaten Lombok Barat kembali menunjukkan prestasinya di bawah kepemimpinan Bupati Hj. Sumiatun. Setelah sebelumnya mendapatkan penghargaan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, kini Lombok Barat juga mendapatkan penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) RIvatas dukungannya terhadap penyelenggaraan kegiatan statistik sektoral di pemerintahan kabupaten/kota di Indonesia.

Penghargaan yang diserahkan pada acara Penganugrahan Anindhita Wistara Data yang diselenggarakan pada Senin, (4/12/2023), diterima langsung oleh Bupati Lobar Hj Sumiatun. Didampingi Asisten III M Hendrayadi dan jajaran bersama BPS Lobar. Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkolaborasi dan bekerja sama dalam mendukung kegiatan statistik sektoral di Lombok Barat. Ia mengatakan penghargaan ini adalah buah dari semangat kebersamaan dan kolaborasi yang telah ditunjukkan oleh seluruh jajaran pemerintah daerah, BPS, dan masyarakat Lombok Barat.

Foto Bupati Lobar Hj Sumiatun pose bersama dengan para kepala daerah penerima penghargaan

“Ini adalah hasil kerja keras dan sinergi kita semua. Saya berterima kasih kepada semua jajaran pemda, BPS, dan masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh sehingga kita bisa meraih penghargaan ini,” ujarnya.Bupati perempuan pertama di Lombok ini juga menyebutkan beberapa prestasi lain yang telah diraih oleh Lombok Barat, antara lain Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kategori tinggi dengan peringkat ke-4 se-Indonesia, Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah, Zona Hijau untuk Pelayanan Publik, Keterbukaan Informasi Publik, Smart City, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Paripurna dan lain-lain.

“Semua prestasi ini menunjukkan bahwa Lombok Barat telah mampu dan berhasil melakukan pembangunan di berbagai bidang dengan baik dan profesional. Saya berharap agar Lombok Barat dapat terus meningkatkan kinerjanya dan memberikan hasil yang positif dan membanggakan bagi masyarakat Lombok Barat,” ujarnya. Penganugrahan Anindhita Wistara Data adalah penghargaan yang diberikan oleh BPS kepada pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaran kegiatan statistik sektoral di daerahnya. BPS telah melakukan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) di seluruh pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota se-Indonesia.

Hasil dari EPSS ini adalah Indeks Pembangunan Statistik (IPS) yang mengukur tingkat pembangunan statistik sektoral di daerah. Untuk tingkat kabupaten/kota, Lombok Barat menduduki peringkat ke-2 setelah Kota Bandung. Untuk tingkat provinsi, Lombok Barat menduduki peringkat pertama di NTB, diikuti oleh Kabupaten Lombok Tengah. Sementara itu, Fungsional Ahli Madia BPS Lobar Sapirin menjelaskan, Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) di Pemkab Lobar, terdapat dua OPD yang menjadi sampel yakni Bappeda menyangkut satu data indeks kepuasan. Kemudian di Diskominfotik, menyangkut kegiatan pengumpulan data di Siwaka.

“Dua kegiatan itu dinilai dan evaluasi oleh BPS, dan mendapatkan nilai yang baik. Salah satunya Kabupaten Lobar. Kalau di NTB ada yang mendapatkan penghargaan, Lobar dan Loteng. Lobar nilainya tertinggi di NTB, sebut dia. Kegiatan yang dinilai jelasnya yang dilaksanakan tahun 2023. Penilaian dilalukan sejak Januari 2023. Beberapa indikator yang menjadi penilaian diantaranya Domain Prinsip Satu Data Indonesia keunggulan penerapan Prinsip Satu Data Indonesia (SDI) di Pemerintah Daerah Lombok Barat sudah baik. Sudah ada kebijakan SDI yang mengatur tata kelola data di
Pemerintah Daerah Lombok Barat, yang mencakup antara lain standar data, metadata, interoperabilitas, kode referensi dan/atau data induk.

Penerapan interoperabilitas data sudah dilakukan oleh seluruh produsen data terkait dan data dari seluruh kegiatan statistik telah disebarluaskan satu pintu
melalui portal data Pemerintah Lombok Barat.Penerapan kode referensi dan/atau data induk juga sudah dilakukan oleh seluruh produsen data dan sudah dimasukkan ke dalam bukti dukung yang dilampirkan. Keunggulan lainnya, Penerapan Aspek Aksesibilitas terkait penyediaan format data yang beragam telah dilakukan dalam bentuk pdf, CSV, dan json pada portal data https://satudata.lombokbaratkab.go.id/ untuk SIWARTA sesuai dengan SOP Peraturan Bupati Nomor 22.A Tahun 2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan Statistik Sektoral Satu Data Pemerintah Daerah Lombok Barat. Kemudian untuk siKAT pada portal ikm.lombokbaratkab.go.id sesuai SOP PermenPANRB nomor 14 tahun 2017.

Berdasarkan Penilaian BPS Pusat yang dituangkan dalam surat bernomor B-386.he/01000/ES/11/2023 yang ditujukan ke Bupati Lombok Barat. Surat tertanggal 6 November 2023 perihal hasil Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS), mengacu Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik mengatur bahwa kegiatan statistik bertujuan untuk menyediakan data statistik yang lengkap, akurat, dan mutakhir dalam rangka mewujudkan Sistem Statistik Nasional yang andal, efektif, dan efisien. Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral,
Badan Pusat Statistik sebagai pembina data statistik telah melaksanakan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral Tahun 2023 di Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dengan berpedoman pada Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 3 Tahun 2022 tentang Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral.

“Berdasarkan hasil EPSS, nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Pemerintah Kabupaten Lombok Barat Tahun 2023 adalah 2,91 dengan predikat “Baik”. Rincian hasil evaluasi dan rekomendasi untuk perbaikan penyelenggaraan kegiatan statistik sektoral disampaikan pada Lampiran. Kami menghargai upaya Saudara beserta seluruh jajaran dalam penyelenggaraan statistik sektoral dan penguatan Sistem Statistik Nasional. Selanjutnya kami harapkan agar upaya-upaya ini dapat ditingkatkan secara berkelanjutan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat,” Plt. Kepala BPS RI Christ Amalia Adininggar Widyasanti. (Her)