Jalan Penghubung Putus, Banjir Terjang Belasan Dusun, Ribuan Jiwa Terdampak di Sekotong

0
Banjir menerjang 19 dusun dan empat desa di Sekotong, Selasa, 5 Desember 2023. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Banjir menerjang wilayah Sekotong, Lombok Barat (Lobar), Selasa, 5 Desember 2023 merendam empat desa dan sekitar 15-16 dusun yang ada di daerah setempat. Akibatnya, terdapat hampir ribuan jiwa penduduk yang tersebar di empat desa tersebut yang terdampak. Banjir juga memutus akses jalan penghubung di Dusun Madak Desa Persiapan Empol.

Selain itu, sejumlah fasilitas umum, seperti kantor desa, sekolah dan puskesmas serta jalan raya ikut tergenang. Arus transportasi di beberapa ruas jalan pun sempat terganggu karena kendaraan tak bisa lewat.

Kepala Desa Sekotong Tengah Burham mengatakan banjir terjadi pada pagi hari, akibat hujan lebat yang melanda sejak malam. “Terdapat 10 dusun kami terdampak banjir,” jelasnya, Selasa, 5 Desember 2023.

Dikatakan di 10  dusun tersebut terdapat 4.203 jiwa dengan 1.747 KK yang terdampak. 10 dusun itu di antaranya, Dusun Sekotong I, Sekotong II, Gunung Anyar, Mekar Sari, Telaga lebur Dese, Telaga lebur Loang Baloq, Telaga Lebur Kebon, Tanjung Batu, Karang Lebah, dan Gunung Kosong. Pihaknya bersama warga pun  melakukan kegiatan gotong royong untuk membersihkan sungai dari tumpukan sampah, sehingga aliran air pun bisa lancar.

Kepala Pelaksana BPBD Lobar Syahrudin mengatakan, banjir melanda empat desa, yakni Desa Sekotong Tengah, Desa Taman Sari, Desa Persiapan Empol, Desa Persiapan Pengantap. “Ada 4 desa dan belasan dusun yang terkena genangan (banjir),”kata Syahrudin, Selasa, 5 Desember 2023 ditemui saat terjun ke lokasi banjir.

Data sementara daerah terdampak yang diperoleh dari desa dan aparat keamanan, terdapat ribuan penduduk yang terdampak. Banjir tak lama menggenangi daerah tersebut. Air meluap dari sungai karena tersumbat sampah kiriman daerah hulu. Dipicu volume air diikuti pasangnya air laut. “Ini yang terjadi,” ujarnya.

Di Desa Sekotong Tengah, banjir menggenangi selain rumah warga. Beberapa fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas dan jalan raya terendam. Kemudian di Dusun Madak Beleq Desa Persiapan Empol, banjir menggerus jalan penghubung hingga putus. “Akibatnya ada enam KK yang terancam terisolasi,” ujarnya.

Untuk penanganan sementara waktu pihaknya sudah memasann papan. Pihaknya akan menangani permanen agar bisa dilewati warga.

Sebab jalan itu kata dia, dipakai warga untuk melakukan aktivitas sehari-hari , seperti ke pasar, sekolah, dan melaut.Sedangkan di Desa Persiapan Pengantap, terdapat satu sekolah terendam. Pihaknya mengimbau agar warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan menyusul musim hujan yang sudah mulai melanda daerah Lobar dan sekitarnya.

Berdasarkan data sementara dampak banjir di masing-masing desa, antara lain Desa Sekotong Tengah terdapat Dusun Sekotong Satu, Gunung Anyar, Gunung Kosong, Sekotong Dua, Suredadi, Karang Lebah, dan Mekar Sari. Kemudian Desa Taman Baru, dengan Dusun terdampak antara lain Gelumpang. Desa Persiapan Empol, dengan Dusun terdampak antara lain Madak Belek I, Madak Belek II, Empol Timur, dan Empol Induk. Desa Persiapan Pengantap, dengan Dusun terdampak antara lain Kebeng, Bengkang, dan Sap Baru. (her)