Walikota Ingatkan Masyarakat Antisipasi Perubahan Cuaca

0
H. Mohan Roliskana. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Walikota Mataram H. Mohan Roliskana mengingatkan masyarakat agar mengantisipasi perubahan cuaca. Pasalnya, potensi kebencanaan tidak bisa diprediksi sehingga harus memastikan kesiapsiagaan. Organisasi perangkat daerah (OPD) teknis diminta bersinergi dengan perangkat daerah lainnya. “Insya Allah, besok (hari ini,red) kita juga akan melakukan apel siaga dalam skala kota untuk mempersiapkan operator dan peralatan lainnya,” kata Walikota ditemui usai memimpin rapat koordinasi bersama seluruh pimpinan OPD dan camat se – Kota Mataram di ruang Kenari kantor Walikota, Senin, 4 Desember 2023.

Selain kesiapan secara teknis, camat dan lurah diminta mengimbau masyarakat melalui pengeras suara di masjid dan tempat ibadah lainnya agar meningkatkan kewaspadaan. Walikota mengatensi kasus hanyutnya balita usia 3 tahun di Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan pada Sabtu, 2 Desember 2023.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram bersama Badan SAR Nasional serta meminta dukungan masyarakat untuk membantu proses pencarian korban secara maksimal. Proses pencarian diperluas sampai ke pesisir pantai sembilan kilometer Pantai Ampenan. “Tadi sudah saya instruksikan Kepala BPBD untuk melakukan upaya pencarian secara maksimal. Saya berharap mudah-mudahan bisa ketemu hari ini (kemarin,re),” harapnya.

Kejadian seperti ini tidak bisa diprediksi sehingga peran orang tua sangat penting melakukan pengawasan dan menjaga anak-anak mereka. Camat dan lurah kembali diminta mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terutama di daerah aliran sungai karena debit air lebih besar. “Saya juga meminta dilakukan identifikasi terhadap daerah terutama saluran airnya besar,” terangnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Mataram, Mahfuddin Noer menambahkan, sepuluh hari belakangan ini bahwa intensitas hujan sudah mulai rutin meskipun pengalaman di lapangan hujan terjadi mulai pagi atau malam hari. Akibat intensitas hujan terlalu lama sehingga menyebabkan beberapa wilayah mengalami gangguan bencana seperti genangan, pohon tumbang, dan lain sebagainya.

Kondisi ini menurutnya, patut diwaspadai dan masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan supaya tidak terjadi korban jiwa. (cem)