Sapa Warga Pulau Seribu Masjid, Ganjar Dielu-elukan Menang Pilpres 2024

0
Calon Presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo, di hari keenam masa kampanye, menyapa warga Pulau Lombok. Ganjar mengawali rangkaian kegiatan dengan olahraga lari pagi Minggu, 3 Desember 2023 , di arena Car Free Day, di Jalan Udayana, Kota Mataram. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Calon Presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo, di hari keenam masa kampanye, menyapa warga Pulau Lombok. Ganjar mengawali rangkaian kegiatan dengan olahraga lari pagi Minggu, 3 Desember 2023, di arena Car Free Day, di Jalan Udayana, Kota Mataram. Warga tumpah dan mengelu-elukan calon presiden yang diusung PDI Perjuangan, PPP, Perindo, dan Hanura tersebut.

Mengenakan pakaian olahraga serba hitam, Ganjar tiba di arena CFD pukul 07.09 Wita. Namun, padatnya warga yang menyemut yang telah dari selepas Subuh bersiap menyambut Ganjar, membuat mantan Gubernur Jawa Tengah itu tidak bisa berlari, namun hanya bisa berjalan lambat.

Tak hanya memenuhi badan jalan, warga yang ada di arena CFD juga memadati area pinggir jalan. Banyak di antara mereka yang berebut untuk dapat bersalaman maupun untuk swafoto mengabadikan diri dengan calon presiden yang didampingi Mahfud MD sebagai calon wakil presiden tersebut. Pada sebuah momen, Ganjar juga sempat menggendong bayi yang diajak orang tuanya di arena CFD. Teriakan Ganjar Presiden pun menggema di sepanjang arena CFD.

Kehadiran Ganjar di arena CFD didampingi sejumlah tim pemenangan Ganjar-Mahfud. Antara lain Ketua DPD PDIP H. Rachmat Hidayat yang juga Anggota DPR RI. Hadir pula Ketua Tim Pemenangan Daerah H. Muzihir, yang merupakan Wakil Ketua DPRD NTB dan Ketua DPW PPP NTB. Ada pula Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud yang juga Ketua Harian DPP Partai Perindo, Dr.TGB HM Zainul Majdi.

Di sela kegiatan di arena CFD ini, Ganjar menyempatkan diri berdialog dengan para penyandang disabilitas di Pulau Lombok. Ganjar mendatangi para penyandang disabilitas tersebut yang berkumpul di salah satu lapangan futsal, yang tidak jauh dari areha CFD. Rupanya, pada hari yang sama saat kampanye di Pulau Lombok, para penyandang disabilitas juga tengah memeringati Hari Disabilitas Dunia, yang jatuh setiap 3 Desember.

Di hadapan para penyandang disabilitas tersebut. Ganjar menuturkan pentingnya semua elemen masyarakat terus memberikan perlakuan yang sama terhadap para penyandang disabilitas.
Dari sisi sarana dan prasarana mereka bisa mendapatkan dengan baik. Tadi ada yang menyampaikan, saya sudah pakai kursi roda Pak, tapi sulit untuk naik tangga. Maka tolong berikan akses. Pak, saya tuna netra tolong Pak, semua jalan ada tandanya agar kami tahu, ujar Ganjar.

Dalam kesempatan itu, Ganjar juga berharap kepada penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) ataupun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dapat memberikan akses yang baik kepada para penyandang disabilitas untuk memberikan hak suaranya.

Butuh satu ruang khusus dengan kebutuhan mereka yang sifatnya khusus, maka kami berharap betul tolong KPU menyediakan fasilitas itu nanti bisa minta dukungan dari Pemda, Bawaslu tolong dibantu untuk mengawasi agar kawan penyandang disabilitas bisa memberikan hak suaranya dengan enak, nyaman, dan bisa dilakukan dengan mudah, katanya.

Ganjar berjanji, jika menjadi Presiden, akan menyediakan infrastruktur yang ramah bagi disabilitas. Salah satu upayanya, kata dia, melibatkan partisipasi masyarakat disabilitas dalam pembangunan infrastruktur akses publik.
Kemudian, ia pun bercerita pengalamannya saat memimpin Jawa Tengah. Kala itu, dirinya menekankan kepada pemerintah daerah untuk melibatkan kaum disabilitas saat membangun infrastruktur.

Saya sedikit punya pengalaman pada saat jadi Gubernur waktu itu kelompok disabilitas adalah salah satu kelompok yang selalu kita ajak dalam musyawarah perencanaan pembangunan sampai di samping kelompok perempuan dan anak. Inilah cara membuat setara semuanya dan tidak ada yang ditinggalkan. No one left behind, paparnya.

Selepas dialog dengan para penyandang disabilitas tersebut, Ganjar kemudian bergerak kembali ke arena CFD. Kali ini, antusiasme warga yang telah menunggu kehadiran ganjar kian padat. Dari ujung ke ujung, Ganjar melanjutkan olahraga pagi untuk menyapa warga yang memadati dua ruas jalan arena CFD.
Ganjar juga menyempatkan diri berinteraksi dengan para pedagang yang ada di arena CFD. Bahkan, salah seorang di antaranya mendapatkan berkah. Lantaran seluruh dagangannya diborong oleh Ganjar.

Banyak di antara pengunjung CFD hari itu adalah anak-anak muda. Mereka pun terlihat sangat antusias. Bagi mereka yang tidak dapat kesempatan berfoto dari dekat dengan Ganjar, tetap mengabadikan momen tersebut dengan swafoto dari jauh.
Saya tidak menyangka, Pak Ganjar itu ternyata glowing banget ya.., kata salah seorang perempuan muda generasi milenial yang datang dengan tiga kawannya di arena CFD. Ketiganya mengenakan outfit olahraga berwarna putih.

Ramai sekali, jadinya kita tidak bisa foto dari dekat, ujar seorang di antaranya. Alhasil, jadilah ketiganya hanya swafoto dari jauh di atas median pembatas tengah jalan, sembari mengacungkan pose tiga jari.
Di bagian arena CFD lainnya, Dea, mahasiswa Fakultas Hukum universitas negeri terbesar di NTB juga hadir secara langsung di arena CFD, demi bisa melihat dan bertemu Ganjar dari dekat. Namun, padatnya warga yang memadati arena CFD, membuat Dea, hanya kebagian kesempatan menunggu di pinggir jalan yang dilewati Ganjar.

Meski begitu, dara yang berasal dari Kabupaten Sumbawa ini sangat senang, sebab keinginannya sudah kesampaian. Dea pun mengapresiasi apa yang dilakukan Ganjar dengan datang sendiri menyapa warga. Generasi milenial seperti dirinya, kata Dea, senang dengan pemimpin yang mengerti keinginan dan kemauan para generasi milenial.

Dengan begini, kami anak-anak muda sudah semakin memantapkan pilihan sekarang, ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPD PDIP NTB H Rachmat Hidayat mengungkapkan, kunjungan Ganjar Pranowo ke Pulau Lombok setelah sehari sebelumnya berkampanye di Bima, memang salah satu tujuannya yaitu untuk bertemu langsung dengan masyarakat NTB.

Menurutnya, lawatan Ganjar saat ini dengan menyasar semua lapisan masyarakat NTB tanpa ada segmentasi khusus dan tanpa perlakuan prioritas. Segmentasinya semua kalangan masyarakat di NTB, karena semuanya rakyat Indonesia. Semuanya prioritas. Ini NKRI, ujar Anggota Komisi VIII DPR RI ini tegas.

Konsolidasi Kader dan Relawan
Dari arena CFD, setelah beristirahat sejenak, Ganjar kemudian melanjutkan agenda dengan menghadiri Konsilidasi Kader dan Relawan di salah satu hotel di Kota Mataram. Selain oleh para kader dan relawan, kehadiran Ganjar di sana juga telah ditunggu oleh para Tuan Guru dan Alim Ulama di NTB.
Massa yang membeludak, membuat arena pertemuan konsolidasi tak kuasa menampung kader dan simpatisan yang meluber hingga ke luar arena pertemuan.

Konsolidasi ini diawali dengan sambutan singkat Ketua Harian DPP Partai Perindo, Dr.TGB HM Zainul Majdi. Gubernur NTB periode 2008-2018 tersebut mengingatkan para kader dan simpatisan untuk secara gencar melakukan sosialisasi. Terutama mengenalkan pasangan Ganjar-Mahfud MD berikut program-program unggulannya.

Selain TGB, di atas panggung utama, Ganjar didampingi Ketua DPW PPP NTB H Muzihir, Ketua PDIP NTB H Rachmat Hidayat, Mantan Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalilah yang juga politisi Perindo, dan perwakilan Partai Hanura.
Dalam sambutannya di hadapan kader dan relawan, Ganjar menitipkan dua pesan utama kepada mereka dalam menghadapi Pilpres 2024. Yang pertama soal edukasi kepada masyarakat terkait teknis dan mekanisme pemilihan.

Jangan lengah pada teknis Pemilu karena masyarakat butuh latihan untuk memilih, banyak pemilih pemula dan banyak yang harus dipilih, kata Ganjar.
Pesan kedua, yakni, menyosialisasikan visi misi yang diusungnya bersama Mahfud MD dalam kontestasi Pilpres 2024. Ganjar meminta agar para Caleg juga mendengarkan aspirasi masyarakat. Tidak melulu hanya mensosialisasikan janji kampanye Ganjar-Mahfud MD.

Namun demikian kalau ada persoalan dengarkan, dengarkan suara mereka, tulis dan berikan pada kami, kata Ganjar.
Menurut Ganjar menyakinkan pemilih tentang program program tersebut penting. Sebab, hal itu yang akan menuntun masyarakat menentukan arah pilihannya. Ganjar mengungkap salah satu program unggulannya adalah memperhatikan kaum disabilitas. Ganjar berjanji fasilitas umum akan dibuat seramah mungkin dengan penyandang disabilitas apabila terpilih sebagai Presiden.

Ganjar mengingatkan kepada para Caleg, apabila nantinya terpilih tidak melupakan janji-janji politiknya kepada masyarakat. Kalau sudah duduk perhatian kelompok disabilitas ini, pastikan saudara saudara kita mendapatkan akses yang layak, kata Ganjar.
Selepas agenda konsolidasi kader dan relawan, Ganjar kemudian melanjutkan kunjungan berziarah ke makam ulama kharismatik Lombok TGH Saleh Hambali. Selepas ziarah, Ganjar kemudian bersilaturahmi dengan Kiai Khos Nahdlatul Ulama TGH Turmuzi Badaruddin di Pondok Pesantren Qomarul Huda, Bagu, Lombok Tengah, sebelum melanjutkan perjalanan ke bandara.

Sebelum bertolak ke Kendari dari Pulau Seribu Masjid untuk melanjutkan kampanye, Ganjar dilepas dengan iringan musik khas Sasak Gendang Belek di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid yang digelar oleh Laskar Sasak.

Selain itu Ganjar juga disembek dan didoakan menang Pemilu. Dalam tradisi masyarakat Sasak Lombok, Sembek adalah ritual untuk melindungi diri atau bisa juga sebagai pengobatan di mana orang yang di-sembek akan ditempelkan sesuatu di kening yang diiringi dengan doa. Proses Sembek ini dilakukan Ketua Laskar Sasak, Lalu Ali Sadikin.

Sadikin mengatakan proses sembek tersebut sebagai bagian dari doa untuk keselamatan Ganjar dan mendoakan Ganjar menang pada Pilpres 2024.
Kami Laskar Sasak mendukung Ganjar Pranowo sebagai Presiden RI pada tahun 2024. Kami percaya Ganjar bisa membawa perubahan yang lebih baik terutama bagi Tanah Bumi Sasak sebagai mercusuar Indonesia, ujar Sadikin. (*)