Kemenhub Bantu Empat Kapal Perintis di Pelabuhan Bima, Pj Gubernur Optimis Tumbuhkan Ekonomi NTB

0
Pj. Gubernur NTB, H. Lalu Gita Ariadi foto bersama di depan kapal perintis di pelabuhan Bima dengan Kepala KSOP Bima, M. Junaidi, Pj. Walikota Bima, H. Mohammad Rum serta ABK, Sabtu, 2 Desember 2023.(Suara NTB/uki)

Kota Bima (Suara NTB) – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan bantuan empat unit kapal perintis di Pelabuhan Bima. Kapal jenis R19, R20, R21 dan R22 ini, akan melayani rute NTB, NTT hingga Sulawesi Selatan (Sulsel).

Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Drs.H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, berkesempatan melihat langsung kondisi kapal perintis, di Pelabuhan Bima, Sabtu, 2 Desember 2023. Gita mengaku optimis keberadaan armada kapal perintis ini, dapat menumbuh kembangkan perekonomian masyarakat Provinsi NTB khususnya Bima.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Menhub Budi Karya Sumadi, atas bantuan empat kapal perintis di Pelabuhan Bima,” kata Pj Gubernur didampingi Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bima IV Bima, M. Junaidi dan Pj. Walikota Bima, Ir. H. Mohammad Rum MT.

Pj Gubernur mengaku Provinsi NTB merupakan daerah maritim dan berbasis kepulauan. Bagi dia, bantuan empat kapal perintis sangatlah berarti, terutama meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

“Selain mempermudah transportasi masyarakat, hal ini juga akan berdampak meningkatnya sektor pendidikan dan kesehatan, terlebih sektor pertanian dan peternakan,” katanya.

Disamping itu ujarnya, Provinsi NTB terutama Bima terkenal sebagai daerah yang memiliki hasil produksi pertanian cukup tinggi, seperti bawang merah, jagung, termasuk sapi. Bahkan membantu kebutuhan masyarakat secara nasional.

“Keberadaan kapal perintis di Pelabuhan Bima ini tentu diharapkan ke depan terus berkembang menjadi fasilitas yang sangat penting untuk menggerakkan perekonomian regional NTB,” harapnya.

Di tempat yang sama, Kepala KSOP Bima IV Bima, M. Junaidi, mengatakan pihaknya akan terus berupaya semaksimal mungkin memanfaatkan empat kapal perintis bantuan Kemenhub, terutama memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.
“Meski armada kapal perintis telah terpenuhi untuk pelayanan kepada masyarakat, namun trayek masih dibutuhkan,” ujarnya.

Dihadapan Pj Gubernur NTB, M. Junaidi mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah mengajukan penambahan trayek berdasarkan kebutuhan masyarakat. Pengajuan itu, juga tidak terlepas dari rencana menjadikan Pelabuhan Bima sebagai cikal bakal pelabuhan internasional pada tahun 2024 mendatang.

‘’Kita sudah ajukan penambahan trayek ke Kemenhub. Mudah-mudahan terealisasi, sehingga rencana Pelabuhan Bima menjadi Pelabuhan Internasional juga terwujud,’’ harapnya.

Ia menambahkan berdasarkan konsesi antara KSOP dan Pelindo Bima, pada tahun 2024 mendatang Pelabuhan Bima juga akan mulai dibenahi. Seperti pengembangan fasilitas dan sarana hingga perbaikan akses jalan menuju pelabuhan.

“Untuk memenuhi standar dan spesifikasi, perlu didukung dengan fasilitas dan sarana yang memadai. Ini akan kita mulai kita benahi 2024,” pungkasnya. (uki)