Keluhkan Kekurangan Alat dan Modal, Pj Gubernur Beri Perhatian pada Kerajinan Tenun di Kelurahan Ntobo

0
Pj Gubernur Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si menianjau Sentra Pengrajin Tenun di Kelurahan Ntobo Kecamatan Raba, Sabtu, 2 Desember 2023 . (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Usai melaksanakan kegiatan di Kelurahan Matakando Kecamatan Mpuda, Pj Gubernur Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si dan rombongan bergegas menuju ke Sentra Perajin Tenun di Kelurahan Ntobo Kecamatan Raba, Sabtu, 2 Desember 2023 . Ntobo sendiri dikenal sebagai sentra kerajinan tenun sejak lama. Kualitas kain yang dihasilkan oleh penenun di sini sangat baik.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Lembaga Perwakilan Masyarakat (LPM) Desa Ntobo mengungkapkan sejumlah kebutuhan masyarakat. Di mana warga berharap agar bisa mendapatkan dukungan peralatan dan permodalan untuk usaha tenun, perbaikan dam untuk pertanian, serta pengembangan pariwisata global untuk mendukung industri tenun.

Menyikapi hal ini, Pj Gubernur memberikan tanggapan positif. Ia menjelaskan bahwa Pj Walikota Bima sudah merespons permintaan masyarakat melalui dinas terkait.

Selain itu, Pj Gubernur meminta kepada Kadis Perindustrian Provinsi NTB agar memberikan perhatian lebih kepada para penenun di Bima, bukan hanya di Lombok. Kelurahan Ntobo, yang tidak hanya dikenal sebagai penghasil tenun tetapi juga kerajinan lontar, memiliki potensi yang perlu dikembangkan.

“Nanti packaging akan diajarkan, dipadukan antara tenunan dan lontar, agar kita mengetahui dan lebih terkenal lagi,” jelas Gita yang turut menekankan pentingnya pemasaran yang kreatif untuk memperkenalkan potensi lokal secara internasional.

Semua pihak berharap langkah-langkah ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Ntobo dan mengangkat citra industri kreatif lokal ke tingkat global.

Sebelum melanjutkan agenda kegiatan lainnya, Pj Gubernur menyempatkan diri melihat-lihat aktivitas sentra kerajinan tenun di rumah-rumah warga sekaligus membeli kain tenun untuk dibawa pulang.
Di tengah gempuran industri tekstil, kerajinan tenun ini masih eksis. Di Kota Bima terdapat beberapa wilayah yang menjadi sentra kerajinan tenun. Bahkan beberapa tempat masih berdiri artshop yang menyediakan produk-produk hasil tenun Bima.

Data Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kota Bima, terdapat 31 kelompok usaha tenun di Kota Bima yang tersebar di beberapa wilayah seperti Rabadompu, Kumbe, Sabali, Ntobo dan kelurahan lainnya. Pemerintah terus berupaya melestarikan dan mengembangkan tenun lokal agar tetap eksis dan memberi kesejahteraan bagi para perajin.(ris)