PT STM Gelar Sosialisasi dan Konsultasi Publik Bersama Pemerintah Kecamatan Hu’u

0
Manajemen PT STM saat melakukan kegiatan sosialisasi dan konsultasi publik bersama pemerintah Kecamatan Hu’u dan tokoh masyarakatnya di aula kantor Camat Hu’u, Kamis, 30 November 2023.(Suara NTB/ist)

Dompu (Suara NTB) – PT Sumbawa Timur Mining (STM) pemilik ijin kontrak karya (KK) untuk kegiatan eksplorasi mineral dan bahan ikutannya di wilayah Hu’u, Kabupaten Dompu, NTB menggelar kegiatan sosialisasi dan konsultasi publik bersama jajaran pemerintahan di Kecamatan Hu’u dan tokoh masyarakatnya. Selain mengupdate perkembangan aktifitas perusahaan, juga menjadi media komunikasi dua arah antara manajemen dengan pemerintah kecamatan dan tokoh masyarakat.

Kepala Teknik Tambang (KTT) STM, Yan Fuadi bersama Sustainability and External Relations Manajer STM, Razky Akbar dan Manajer Community Relations (Comrel) STM, Ulya Defretes hadir lengkap bersama timnya mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Konsultasi Publik di aula kantor Camat Hu’u, Kamis, 30 November 2023.

Camat Hu’u, Muhammad Iswan, SKM hadir lengkap bersama Forkopim Kecanatan Hu’u. Diantaranya Kapolsek Hu’u, Ipda Sumaharto, dan Plt Danramil Hu’u, Pelda Sucipto. Pimpinan UPTD se- Kecamatan Hu’u, Kepala Desa dan Ketua BPD se Kecamatan Hu’u juga hadir. Pengurus masyarakat adat Hu’u juga mengikuti kegiatan sosialisasi dan konsultasi publik bersama STM.

Razky  Akbar, Sustainability and External Relations Manajer STM menyampaikan komitmen perusahaan untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. Komitmen itu diwujudkan melalui program pendampingan dan pemberdayaan masyarakat (PPM) di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan infrasktruktur. Itu semua dilakukan untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat dalam rangka menjadikan masyarakat mandiri.

“Kita tidak ingin masyarakat Hu’u sebagai penonton. Bagaimana agar tidak jadi penonton, kita harus berkolaborasi untuk menyiapkannya,” ungkap Razky Akbar.

Target ini tidak akan tercapai bila tidak didukung semua pihak untuk menciptakan kondusifitas daerah dan keamanan berinvestasi. Sosialisasi dan konsultasi publik yang dilakukan ini diharapkan menjadi media komunikasi dua arah dengan perusahaan. Ketika ada saran dan masukan, atau informasi yang kurang, bisa langsung dipertanyakan ke manajemen STM. “Kita selalu terbuka terhadap informasi yang dibutuhkan,” jelasnya.

Manajer Comrel STM, Ulya Defretes dalam paparannya menyampaikan program pemberdayaan dan pendampingan masyarakat (PPM) yang sudah dijalankan selama ini. Dengan fokus program partisipasi desa, kemitraan strategis, maupun sponsorship. Termasuk diantaranya seremoni beasiswa prestasi untuk 40 orang se Kabupaten Dompu, beasiswa pendidikan D1 Teknik Alat Berat kepada 100 orang warga Dompu, pembangunan 88 unit jamban keluarga dan berbagai program lainnya. “Kita melebarkan sasaran program menjadi skup Kabupaten Dompu, tapi tetap kita prioritaskan warga Kecamatan Hu’u,” ungkapnya.

KTT STM, Yan Fuadi juga menyampaikan tahapan kegiatan eksplorasi yang sudah dijalankan perusahaan dan target produksi yang direncanakan. Dimana tim engineering sedang fokus meneliti data yang dibutuhkan dari hasil eksplorasi yang dilakukan selama ini. Data itu dalam rangka mendukung rencana study Amdal hingga produksi kedepan.

“Ada cadangan. Tapi ada tantangan, salah satunya ada tantangan dengan suhu 80 – 120 derajat. Kita sedang mengkaji agar suhunya bisa diturunkan menjadi di bawah 30 derajat, sehingga bisa beraktifitas di dalamnya,” ungkap Yan Fuadi.

Camat Hu’u, Muhammad Iswan, SKM menyampaikan kehadiran STM di wilayah Hu’u memberi kontribusi yang luar biasa bagi pemberdayaan masyarakat dan pembangunan di wilayah Hu’u. Kontribusi yang diberikan mulai dari lapangan kerja, kesempatan berusaha, sektor pertanian, UMKM, kesehatan, pendidikan, dan pembangunan lainnya. Berbagai kontribusi itu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“STM tidak mungkin memuaskan semua pihak. Aksi – aksi yang dilakukan sebagian warga itu hanya bagian dari kegiatan agar diperhatikan. Kesempatan ini, mari kita ikuti agar tidak mudah percaya dengan informasi yang berkembang di luar,” ajaknya.

Kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk kembali mengingatkan terkait informasi ada perusahaan yang mengaku akan menggantikan STM di Projek Hu’u. Informasi itu dipastikan tidak benar. Ketika masih ditemukan, warga diminta untuk langsung menghubungi nomor perusahaan untuk menanyakan kebenarannya. (ula)