Penyediaan Fasilitas, Dinas Kearsipan Usulkan Anggaran Rp2 Miliar

0
Jimmy Nelwan. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kota Mataram kembali mengusulkan anggaran senilai Rp2 miliar ke pemerintah pusat untuk penyediaan fasilitas atau sarana-prasarana pendukung peningkatan literasi bagi masyarakat. Anggaran ini diharapkan bisa terealisasi pada anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun 2024.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kota Mataram, Jimmy Nelwan menjelaskan, pasca pembangunan gedung kantor ini rampung akan dilanjutkan dengan pembangunan penyediaan fasilitas panggung literasi dan program inovasi lainnya. Panggung literasi ini memiliki konsep seperti mini teater yang dilengkapi dengan ruang audio visual. Fasilitas akan mengajarkan anak-anak tentang sejarah serta nilai-nilai kearifan lokal di Kota Mataram khususnya dan NTB pada umumnya. “Saya sedang berpikir membuat inovasi untuk pembangunan mini teater bagi anak-anak. Nanti ada pengenalan nilai sejarah dan kearifan lokal,” kata Jimmy.

Selain pembangunan fisik, juga ada program peningkatan literasi lainnya. Salah satunya adalah program Batur (baca, tulis, dan tutur). Program Batur ini adalah ide dari organisasi jurnalis di Kota Mataram yang memiliki tujuan meningkatkan literasi masyarakat. Menurut Jimmy, literasi masyarakat terutama siswa-siswi perlu ditingkatkan melalui program-program yang menginspiratif sehingga anak-anak tidak tergantung pada gawai. “Ada inovasi program Batur dari teman-teman media. Saya kira ini bagus untuk meningkatkan literasi,” terangnya.

Pembangunan fasilitas mini teater, penyediaan lapak UMKM dan pelaksanaan program peningkatan literasi akan diusulkan ke pemerintah pusat. Anggaran diajukan mencapai Rp2 miliar. Jimmy berharap kunjungan dari perwakilan pemerintah pusat untuk mengecek progres pembangunan kantor baru bisa memberikan lampu hijau terhadap rencana usulan pembangunan mini teater dan inovasi lainnya, sehingga di tahun 2024 bisa terlaksana dengan baik. “Nanti ada kunjungan mudah-mudahan ada lampu hijau dari pusat,” harapnya. (cem)