Jaga Stok Pangan, Bulog Bima Datangkan Beras 2.000 Ton dari Jawa Timur

0
Kurnia Rahmawati. (Suara NTB/ind)

Bima (Suara NTB) – Perum Bulog Kantor Cabang Bima akan mendatangkan beras sebanyak 2.000 ton dari luar daerah, tepatnya Jawa Timur (Jatim) pada Bulan Desember ini. Hal untuk untuk menjaga persediaan atau stok pangan.

“Untuk menjamin stok ketahanan pangan, 2.000 ton beras dari Jatim akan masuk di Bima pada bulan Desember nanti,” kata Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Bima, Kurnia Rahmawati, S.TP kepada Suara NTB, Jumat, 1 Desember 2023.

Lebih lanjut Kurnia Rahmawati mengaku pihaknya mendatangkan beras dari luar daerah, lantaran proses panen para petani di tiga daerah yakni Kabupaten Bima, Dompu dan Kota Bima tahun 2024 mendatang mundur, yang diprakirakan musim panen dilakukan pada Bulan Mei.

“Bulog Bima melakukan antisipasi, karena proses panen tahun 2024 dilakukan pada Bulan Mei,” ujarnya.

Dengan adanya penambahan beras impor itu lanjut dia, dipastikan stok beras yang tersedia di gudang Bulog Bima sampai tahun 2023 ini hingga mencapai 4.000 ton. Pasalnya saat ini yang tersedia juga sebanyak 2.000 ton.

“Sampai saat ini stok beras di gudang ada 2.000 ton. Jika ditambah dengan 2.000 ton beras dari luar, totalnya ada 4.000 ton,” ujarnya.

Disamping beras, Ia mengaku pihaknya juga menambah minyak goreng dan gula pasir. Penambahan minyak goreng 57.000 Liter. Sedangkan penambahan gula pasir sebanyak 50 ton, walaupun stok gula pasir di gudang Bulog masih tersedia 11 ton.

“Penambahan beras, minyak goreng hingga gula pasir ini untuk menjamin ketersediaan stok pangan di wilayah Bima Dompu, umumnya NTB,” ujarnya.

Terlepas dari itu tambah Kurnia Rahmawati, Bulog Bima juga terus menyalurkan bantuan cadangan pangan pemerintah (CPP). Tercatat dari Bulan Januari hingga November, total bantuan CPP yang sudah disalurkan sekitar 10 ribu ton lebih.

“Selain itu kita juga menggencarkan pasar murah bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bima. Hal ini yang mengurangi stok beras sehingga harus didatangkan dari daerah luar,” pungkasnya. (uki)