IPM Kota Mataram Tumbuh Paling Rendah

0
Statistik IPM seluruh kabupaten/kota di NTB. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Mataram tumbuh paling rendah, dibandingkan dengan Kabupaten/Kota di Provinsi NTB lainnya. IPM Provinsi NTB terus meningkat tiap tahunnya. Sejak tahun 2020, status pembangunan manusia Indonesia di Provinsi NTB berada pada kategori tinggi. IPM Provinsi NTB tahun 2020 tercatat sebesar 70,46.

IPM Provinsi NTB mencapai 72,37 pada tahun 2023, meningkat hingga 1,00 persen dibandingkan tahun 2022. Rata-rata pertumbuhan IPM tahun 2020-2023 dikisaran 0,90 persen per tahun. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB, Drs. Wahyudin, MM di kantornya, Jumat, 1 Desember 2023 menyampaikan, seiring dengan pertumbuhan IPM Provinsi NTB pada tahun 2023, sepuluh kabupaten/kota di Provinsi NTB juga mengalami peningkatan capaian IPM.

Wilayah yang mengalami peningkatan IPM terbesar pada tahun 2023 adalah Kabupaten Lombok Utara, yaitu mencapai 1,39 persen. Sedangkan wilayah yang mengalami peningkatan IPM yang terendah pada tahun 2023 yaitu Kota Mataram, yaitu sebesar 0,60 persen. Namun dari sisi perbandingan antar kabupaten/kota, urutan IPM terendah di Provinsi NTB ditempati oleh Kabupaten Lombok Utara (68,02), sedangkan urutan teratas ditempati oleh Kota Mataram (81,15).

Jumlah kabupaten/kota di Provinsi NTB dengan status capaian pembangunan manusia yang “sangat tinggi” (IPM > 80) pada tahun 2023 hanya Kota Mataram. Kemudian kategori “tinggi”‘ (70 ≤ IPM < 80) pada tahun 2023 ada sebanyak 8 kabupaten/kota, sedangkan 1 lainnya masih berstatus “sedang” (60 ≤ IPM < 70). Lanjut Wahyudin, IPM dibentuk, komponen pembentuk IPM adalah tiga dimensi dasar pembangunan manusia, yaitu. Umur panjang dan hidup sehat, yang diukur dengan angka harapan hidup saat lahir.

Pengetahuan, yang diukur dengan rata-rata lama sekolah dan angka harapan lama sekolah. Dan standar hidup layak, yang diukur dengan pengeluaran per kapita disesuaikan. IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia (masyarakat/penduduk). IPM dapat menentukan peringkat atau level pembangunan suatu wilayah/negara. (bul)