Ditugaskan DPP Golkar, Puaddi Siap Tampil Bertarung di Pilbup Loteng 2024

0
Achmad Puaddi FT. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Ditugaskan untuk maju sebagai calon Bupati pada Pilkada Kabupaten Lombok Tengah 2024 oleh partai Golkar. Anggota DPRD Provinsi NTB, H Achmad Puaddi FT langsung tancap gas melaksanakan penugasan dari partainya itu. Dia langsung turun ke masyarakat untuk mensosialisasikan diri dalam rangka meningkatkan popularitas dan elektabilitasnya.

Bismillah, karena itu adalah amanat dan mandat dari partai, tentu sebagai kader saya tunduk dan patuh untuk melaksanakan penugasan partainya dengan sebaik-baiknya. Pada prinsipnya, saya siap jalankan instruksi dari partai,” tegas Puaddi saat ditemui di Kantor DPRD NTB pada Kamis, 30 November 2023.

Diketahui, nama Puaddi muncul dalam daftar calon kepala daerah yang diusulkan Golkar untuk Pilbup Lombok Tengah 2024 dalam surat DPP Partai Golkar bernomor: Sund- 308 /GOLKAR/XI/2023. Surat tersebut ditandatangani oleh Waketum DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung dan Sekretaris DPP Golkar Lodewijk F Paulus.

Puaddi memang digadang-gadang untuk di Pilbup Lombok Tengah. Pasalnya, dari sisi posisi tawar politik, Puaddi ditengarai cukup diperhitungkan. Ia merupakan adik kandung eks Bupati Lombok Tengah dua periode yakni Suhaili FT. Puaddi juga pernah menjabat Ketua DPRD Lombok Tengah pada 2014-2019 silam.

Kini dia tengah menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRD Provinsi NTB. Dengan rekam jejak karir politik yang cukup mentereng itu, maka Golkar mengutusnya untuk tampil maju di Pilkada serentak 2024 mendata. Namun demikian Puaddi mengatakan dirinya kini lebih mengintensifkan sosialisasi ke masyarakat Lombok Tengah.

“Nanti kan akan ada serangkaian mekanisme partai yang bekerja, salah satunya survei untuk mengukur popularitas dan elektabilitas kader. Tugas kita saya menjalankan perintah tersebut dengan sebaik mungkin,” bebernya.

Diakuinya, saat ini dirinya juga tengah fokus untuk melakukan kampanye pileg. Puaddi saat ini bakal maju di pileg DPRD NTB dari dapil 8 atau Lombok Tengah Selatan. Pada pileg 2024 mendatang, Puaddi pindah dapil. Sebelumnya, saat terpilih menjadi anggota legislatif pada 2019 silam, Puaddi maju lewat dapil 7 NTB atau Lombok Tengah Utara. Saat itu, Puaddi menjadi peraih suara personal terbanyak ketimbang kompetitornya dari partai lain. Puaddi mengantongi 22.386 suara.

“Ya dalam penugasan partai itu kan tidak saja hanya meningkatkan popularitas dan elektabilitas saya sendiri. Tapi yang paling penting juga adalah bagaimana kami ikut membantu pemenangan partai di Pileg dan memenangkan pasangan Capres/Cawapres yang didukung Golkar,” jelasnya.

Secara eksplisit, Puaddi tak menampik memang dirinya memiliki keinginan untuk mengabdi lebih luas kepada masyarakat Lombok Tengah. Yakni dengan menjadi eksekutif. Sebab sebagian besar karier politiknya selama ini berada di legislatif. “Itu naluriah, selalu ada keinginan untuk berbuat lebih banyak kepada masyarakat. Apalagi saya ini kan lahir dan besar di Lombok Tengah,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Golkar NTB Mohan Roliskana menerangkan kader-kader Golkar yang ditugaskan jadi calon kepala daerah tersebut diminta untuk melakukan kerja-kerja politik, sosialisasi ke akar rumput. “DPP memberikan surat tugas yang diberikan kepada kader-kader, pengurus, maupun tokoh dari Partai Golkar untuk mulai bekerja menaikkan elaktabilitas masing-masing,” kata Mohan.

Nantinya, setelah figur yang direkomendasikan DPP bekerja, DPP Golkar bakal melakukan serangkaian analisa, termasuk salah satunya menggunakan survei. Setelah nama tersebut digodok, DPP Golkar kemudian akan menentukan satu nama yang akan diusung Partai Golkar di setiap daerah.

“Selebihnya, nanti diujungnya akan ada surat rekomendasi dari DPP di mana rekomendasi tersebut akan diberikan berdasarkan mekanisme partai yang berjalan. Seperti dari survei untuk melihat pooularitas dan elektabilitas dari masing-masing calon,” pungkasnya. (ndi)