Antisipasi Bencana Hidrometeorologi di Musim Hujan, Pemkot Bima Tingkatkan Kesiagaan

0
Kegiatan simulasi dan penyelamatan korban bencana bersama lintas sektor di Kota Bima usai pelaksanaan apel siaga bencana hidrometeorologi musim hujan tahun 2023/2024, di halaman kantor Pemkot Bima, Kamis, 30 November 2023.(Suara NTB/uki)

Kota Bima (Suara NTB) – Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bima menggelar apel siaga bencana hidrometeorologi musim hujan tahun 2023/2024, di halaman kantor Pemkot setempat, pada Kamis, 30 November 2023.

Apel siaga yang dipimpin oleh Penjabat Walikota Bima Ir. H. Mohammad Rum, MT dan dihadiri Forkompinda tersebut, sekaligus dirangkaikan dengan simulasi evakuasi dan penyelamatan korban.

“Apel siaga dan simulasi bencana Ini merupakan elemen penting untuk membangun kesadaran, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana,” kata Mohammad Rum.

Selain itu lanjut dia, juga dijadikan momentum penting untuk memperkuat kebersamaan antar institusi dan organisasi dalam melakukan pengkajian kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) dan peralatan untuk kesiapsiagaan, hingga evakuasi.

“Serta penanganan darurat dalam pelaksanaan Standar Operasi Produksi (SOP) bencana,” ujarnya.

Ia mengaku ada beberapa potensi bencana yang terjadi di Kota Bima seperti bencana hidrometeorologi basah berupa banjir dan banjir bandang. Kemudian bencana hidrometeorologi kering, berupa kekeringan, longsor, angin kencang, gempa bumi dan tsunami.

“Kota Bima merupakan daerah rawan bencana, jadi kita harus meningkatkan kapasitas dalam menghadapi bencana dengan meningkatkan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana,” katanya.

Rum menambahkan penanggulangan bencana menjadi urusan bersama. Tidak hanya menjadi tanggungjawab Pemerintah semata, namun memerlukan dukungan semua pihak seperti Akademisi, masyarakat, dunia usaha hingga kalangan lainnya.

“Diharapkan melalui apel siaga ini, terjalin dengan baik semangat kebersamaan seluruh pemangku kepentingan lintas sektoral dalam upaya mengurangi risiko bencana di Kota Bima,” harapnya.

Ia juga meminta seluruh instansi teknis terkait agar berkomitmen menanggulangi bencana dengan menggerakkan seluruh potensi yang ada untuk memberikan perlindungan bagi segenap lapisan masyarakat sehingga dampak dari bencana yang terjadi bisa diminimalisir.

“Terus tingkatkan koordinasi dan sinergitas bersama dalam upaya penanggulangan bencana di Kota Bima,” pungkasnya. (uki)