Rekrutmen Guru Penggerak Angkatan 10 Masuki Seleksi Wawancara

0
Suka (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) –  Rekrutmen Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) Angkatan 10 memasuki seleksi tahap II yang terdiri dari simulasi mengajar dan wawancara. Seleksi wawancara itu dilakukan pada akhir bulan November ini.

Kepala Balai Guru Penggerak (BGP) NTB, Drs. Suka, M.Pd., pada Rabu, 29 November 2023 para akhir bulan November ini dilakuka tahap wawancara. Sebelumnya, Sebanyak 1.081 orang guru di NTB lolos seleksi tahap 1 dalam rekrutmen guru penggerak Angkatan 10.

“Seleksi ini merupakan bagian perekrutan calon guru penggerak yang akan mengikuti Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) Angkatan 10,” jelas Suka.

Guru Penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid, serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila.

Harapannya, guru penggerak akan menjadi pemimpin-pemimpin pendidikan di masa depan yang mewujudkan generasi unggul Indonesia. Untuk itu, guru penggerak diberikan kesempatan mengikuti pendidikan dan pengembangan kompetensi selama sembilan bulan.

Suka menyampaikan, guru penggerak diharapkan dapat terus melakukan inovasi dalam pembelajaran. Sehingga pembelajaran berpusat pada murid dapat terwujud dan memiliki karakter Pelajar Pancasila. Selain itu, guru penggerak juga diharapkan dapat tetap menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Kepala Sekolah masing-masing. Pengimbasan pengalaman dan ilmu yang didapat diharapkan dapat dilakukan di lingkungan sekolah dan luar sekolah oleh guru penggerak.

Selain itu, seperti diketahui, Kemendikbudristek mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) untuk memprioritaskan guru penggerak menjadi kepala sekolah atau pengawas. Terutama karena guru penggerak dibentuk sebagai pemimpin pembelajar.

Ketentuan itu sesuai Peraturan Mendikbudristek (Permendikbudristek) Nomor 40 Tahun 2021 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah. “Salah satu poin untuk menjadi Kepala/Pengawas Sekolah bisa dari Guru Penggerak,” ujar Suka. (ron)