Nihil Temuan dan Laporan, Hari Pertama Kampanye di NTB Berjalan Lancar

0
Hasan Basri. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Kampanye pemilu 2024 resmi dimulai pada tanggal 28 November kemarin. Pantauan dan pengawasan oleh Bawaslu Provinsi NTB dan jajarannya. Kegiatan kampanye berjalan dengan lancar, karena tak ada temuan atau laporan dugaan pelanggaran.

“Sampai dengan saat ini belum ada laporan dan atau temuan,” ujar anggota Bawaslu NTB, Hasan Basri yang dikonfirmasi Suara NTB pada Rabu, 29 November 2023.

Meski demikian, pihaknya tetap melakukan pengawasan dengan ketat, serta tetap memberikan imbauan kepada para peserta pemilu untuk melaksanakan kegiatan kampanye seusai dengan peraturan. “Kami tetap imbau agar semua peserta pemilu taat dalam aturan berkampanye,” kata Hasan.

Selain itu pihaknya juga terus melakukan koordinasi secara intens dengan jajaran pengawas di tingkat kabupaten/kota dan kecamatan. “Yang utama koordinasi juga kita lakukan hingga aparat pengawasan di tingkat kelurahan/desa di semua wilayah NTB,” ucap Hasan Basri.

Lebih lanjut, ia juga meminta seluruh masyarakat di Provinsi NTB melaporkan ke Bawaslu jika ditemukan dugaan pelanggaran pemilu selama masa kampanye. Hasan menekankan setiap laporan dan aduan informasi yang masuk ke Bawaslu ditelusuri.

“Haram hukumnya bagi Bawaslu untuk tidak menindaklanjuti seluruh informasi yang masuk baik itu yang sifatnya informasi awal maupun yang sifatnya laporan dari masyarakat. Pokoknya, jangan ragu-ragu karena Pemilu milik kita. Mari kita luaskan cara kita mengawasi Pemilu 2024,” katanya.

Namun demikian, Bawaslu sendiri lebih mengedepankan upaya-upaya pencegahan. Pihaknya telah mengimbau kepada jajaran untuk memasifkan upaya pencegahan terhadap pelanggaran pemilu di masa kampanye. “Yang pasti, kerja-kerja pencegahan terus digalakkan di setiap tahapan maupun sub tahapan pemilu yang sedang dan akan berlangsung,” jelas Hasan.

Ia menyebutkan sebanyak tujuh kegiatan pencegahan yang telah dilakukan di 10 kabupaten/kota mulai tingkat provinsi hingga pengawas pemilu kecamatan selama periode awal Januari 2023 sampai 25 November, berjumlah total 1.740 tindakan. Rinciannya, identifikasi kerawanan sebanyak 335, pendidikan sebanyak 44, partisipasi masyarakat sebanyak 35, naskah dinas sebanyak 764, kerjasama sebanyak 37, publikasi sebanyak 251 dan kegiatan lainnya sebanyak 284. (ndi)