Honda NTB Giatkan #Cari_Aman Campaign Blackspot Bersama Polres Lombok Barat

0

Mataram (Suara NTB) – Salah satu kegiatan #Cari_Aman dalam berkendara kembali digaungkan oleh tim Safety Riding Astra Motor NTB dengan berkolaborasi bersama Polres Lombok Barat. Kegiatan ini bertajuk Campaign Blackspot.

Black Spot adalah suatu titik atau area yang menunjukkan bahwa daerah tersebut merupakan daerah rawan kecelakaan yang dapat dilihat dari data kecelakaan dalam satu tahun.

Black spot biasanya berkaitan dengan daerah perkotaan dimana lokasi kecelakaan dapat diidentifikasikan dengan pasti dan tetap pada suatu titik tertentu.
Diselenggarakan pada 28 November pukul 08.00 wita di jalan Raya Lembar tepatnya di persimpangan Imam Bonjol, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan himbawan kepada masyarakat tentang titik rawan kecelakaan.

Diketahui area sekitar tersebut merupakan jalur utama dari pelabuhan Lembar menuju ke kota Mataram. Dengan arus padat kendaraan yang berlalu lintas, baik kendaraan berukuran kecil, sedang hingga besar seperti truck.

“Astra Motor NTB bekerja sama dengan Satlantas Polres Lombok Barat dalam hal ini untuk menekan angka fatalitas dari kecelakaan dengan membuat papan himbawan di 2 area Blankspot yang termasuk di area Lombok Barat yaitu di jalan Raya Lembar tepatnya di samping pos GSM Gerung dan satu titil lagi terletak di persimpangan Imam Bonjol,” jelas Kanit Kamsel Satlantas Polres Lombok Barat IPDA Bramasto Herlambang S.A.P.

Setelah 2 titik papan himbauan terpasang sebagai bentuk promosi kepada masyarakat juga di lakukan giat pembagian helm kepada masyarakat yang secara administrasi lengkap dan perlengkapan berkendara yang lengkap juga.

Dalam sekempatan ini Instruktur Safety Riding Astra Motor NTB juga turut turun untuk memberikan edukasi secara lisan kepada pengguna jalan raya khususnya pengendara roda dua.

“Penggunaan helm menjadi bagian yang sangat penting saat berkendara baik pada jarak jauh apalagi pada jarak dekat. Sebab celaka atau musibah kita tidak tahu kapan akan menimpa kita. Mungkin saja kita sudah patuh dalam berkendara, namun bisa saja sumber celaka tersebut berasal dari lawan berkendara kita. Jadi sangat dihimbau untuk perlengkapan penyelamtan diri yang utama yaitu helm karena dapat meminimalisir benturan pada daerah rawan di kepala,” ucap Satria.

Harapannya kolaborasi yang massif ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu patuh dalam menaati rambu-rambu lalu lintas dan selalu tetap waspada saat berkenedara di jalan raya.(bul)