Lapas Selong Sinkronisasikan NIK untuk Hak Pilih Warga Binaan

0
Kegiatan sinkronisasi NIK untuk hak pilih warga binaan di Lapas Selong, Selasa, 28 November 2023.(Suara NTB/Ist)

Selong (Suara NTB) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong, bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Timur, telah menggelar kegiatan sinkronisasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) bagi 13 orang warga binaan. Tujuan utama kegiatan ini adalah memfasilitasi agar seluruh warga binaan dapat menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Umum 14 Februari 2024.

Kepala Lapas Kelas IIB Selong Kanwil Kemenkumham NTB, Ahmad Sihabudin, menyampaikan bahwa dari total 401 orang warga binaan di Lapas, sebanyak 336 orang telah ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dari DPT tersebut, 134 orang yang telah bebas berhasil terdaftar di tempat tinggalnya masing-masing. Namun, 19 orang masih belum terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) setelah pengecekan melalui ‘cekdptonline.kpu.go.id’. Koordinasi telah dilakukan dengan KPU Kabupaten Lombok Timur untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Kepala Seksi Pendataan Penduduk Disdukcapil Lombok Timur, Mangsup menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan sinergitas antara Disdukcapil dan Lapas Selong. Setiap warga negara berusia 17 tahun ke atas wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai syarat utama dalam pemenuhan hak dan kewajiban, termasuk bagi warga binaan di Lapas.

Sinkronisasi NIK ini adalah tanggung jawab Dukcapil untuk mencatat data kependudukan warga negara, baik yang berada di luar maupun di dalam Lapas. Hal ini sejalan dengan ketentuan undang-undang yang mengharuskan setiap warga negara memiliki KTP sebagai identitas diri.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruangan registrasi Lapas Selong pada Selasa, 28 November 2023, sebagai langkah konkret dalam memastikan partisipasi warga binaan dalam proses demokrasi melalui pemilihan umum mendatang. (rus)