Jaksa Telisik Penggunaan Anggaran DBHCHT di Disdag Kota Mataram

0
Muhammad Harun Al Rasyid . (SuaraNTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Penyidik Kejaksaan Negeri Mataram, menelisik dugaan korupsi penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram tahun 2022 sebesar Rp6,2 miliar. “Jadi, penanganannya masih di tahap pengumpulan data dan bahan keterangan,” kata Kasi Intelejen Kejari Mataram Muhammad Harun Al Rasyid kepada wartawan, Selasa, 28 November 2023

Di tahap pengumpulan data dan bahan keterangan tersebut lanjut Harun, pihaknya akan segera memanggil sejumlah pihak terkait. Hal itu dilakukan untuk menentukan apakah ada perbuatan pidana di penggunaan dana tersebut. “Jadi, sejumlah pihak sudah kita masukan kedalam agenda permintaan keterangan dalam penelusuran lebih lanjut,” sebutnya.

Dia pun meyakinkan, jadi di tahap pengumpulan data dan keterangan menjadi tahap awal penanganan suatu perkara. Jika ada bukti yang mengarah ke perbuatan pidana, maka akan ditingkatkan ke tahap selanjutnya.

“Jika ada bukti yang mengarah ke perbuatan pidana, pasti akan kita proses. Jika tidak ada, kita bisa hentikan dan kita baru di tahap awal,” jelasnya. Sebagai informasi, Pemerintah Kota Mataram pada tahun 2022 tercatat sebagai salah satu daerah yang menerima alokasi DBHCHT cukup besar di antara kabupaten dan kota lainnya di wilayah NTB.

Nilai DBHCHT yang diterima Pemkot Mataram pada tahun 2022 sebesar Rp50 miliar. Dana tersebut disalurkan ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dengan salah satu di antaranya dinas perdagangan yang menerima Rp6,2 miliar. (ils)