Dana Bumdes Desa Tepal Diusut, Sejumlah Saksi Masuk Agenda Pemanggilan Kejaksaan

0
Zanuar Ikhram . (SuaraNTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Penyidik Kejaksaan Negeri Sumbawa, meyakinkan dalam waktu akan memanggil sejumlah pihak dalam penanganan lanjutan dugaan korupsi pengelolaan dana Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Alang Desa Tepal, Kecamatan Batulanteh.

“Jadi, sejumlah saksi sudah mulai kita jadwalkan untuk kita panggil guna dimintai keterangan di kasus tersebut,” kata Kasi Intelejen Kejari Sumbawa, Zanuar Ikhram kepada Suara NTB, kemarin. Pengusutan terhadap kasus tersebut dilakukan setelah menerima laporan dari masyarakat atas dugaan korupsi dana. Kasus inipun sudah ditingkatkan ke tahap penyelidikan setelah sebelumnya dilakukan pengumpulan data dan keterangan.

“Jadi, yang kita selidiki bukan penggunaan dana desa, tetapi dana Bumdes, karena itu merupakan hal yang berbeda,” jelasnya. Dia pun meyakinkan, penggunaan dana Bumdes yang diduga bermasalah tersebut ditaksir mencapai Rp700 juta. Namun untuk kepastianya, pihaknya memastikan akan terus melakukan pendalaman lebih lanjut. “Jadi, Rp700 juta laporan dari masyarakat,  tetapi kami masih akan terus melakukan pendalaman lebih lanjut untuk kepastian angka tersebut,” tukasnya.

Sebelumnya penyelidik Kejaksaan Negeri Sumbawa menerima laporan dari masyarakat desa Tepal atas dugaan korupsi penggunaan dana Bumdes. Didalam laporan itu, turut menyebutkan nama mantan Kades setempat berinisial AA ada pertengahan tahun 2023 dengan kerugian mencapai Rp700 juta. (ils)