PT STM Raih 5 Juta Jam Kerja Tanpa LTI di 2023

0
Yan Fuadi. (Suara NTB/ist)

Dompu (Suara NTB) – PT Sumbawa Timur Mining (STM), pemilik kontak karya untuk kegiatan eksplorasi mineral di wilayah Hu’u Kabupaten Dompu berhasil mencapai 5 juta jam kerja tanpa kehilangan waktu karena cedera atau 5 million work hours without LTI tahun 2023. Penghargaan tanpa kecelakaan kerja ini diberikan Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI pada Oktober 2023.

“Alhamdulillah kita sudah mencapai 5 juta jam kerja tanpa LTI, karena pencapaian yang luar biasa untuk STM,” kata KTT STM, Yan Fuadi pada peryaan 5 million di Staging Marada Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat pada Minggu, 26 November 2023.

Pencapaian ini merupakan lanjutan dari pencapaian 4 million hours LTI Free di awal 2023 lalu. Lost Time Injury atau LTI merupakan jam kerja yang terbuang karena terjadinya kecelakaan kerja yang mengakibatkan karyawan cedera, atau mengalami gangguan fungsional sehingga pekerja tidak dapat kembali bekerja.

“Bagi semua orang yang sudah bekerja dengan baik, dengan safety, saling jaga, harapannya kedepan tentu bisa saling menjaga. Mada jaga ita, ita jaga mada (Saya Jaga Kamu, Kamu Jaga Saya),” harap Yan Fuadi.

Ia pun mengungkap, ada banyak peristiwa yang perlu diperbaiki dalam pencapaian 5 juta jam kerja tanpa LTI ini. Sehingga dalam merayakan pencapaian ini dengan tidak berlebihan, dan diperingati secara sederhana. Terlebih resiko pekerjaan masih ada, dan pekerjaan rumah kedepan masih banyak. “Jadikan momen ini untuk merefleksi diri kita semua, supaya kedepan kita bisa lebih safety lagi bekerja,” harapnya.

Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI setiap tahun selalu memberikan penghargaan kepada perusahaan yang tercatat tidak ada kecelakaan kerjanya berdasarkan laporan yang disampaikan. Pencapaian 5 juta jam kerja tanpa LTI yang diraih STM merupakan akumulasi dari pencapaian 4 juta  jam kerja tanpa kecelakaan awal 2023 lalu.

STM bersama kontraktor mitra bisnisnya terus mengembangkan safety manajemen sistem untuk saling menjaga, sehingga semua berhasil bekerja dengan selamat dan sehat. Kegiatan eksplorasi di industri pertambangan merupakan lingkungan kerja yang berisiko tinggi. Sehingga STM menjadikan keselamatan kerja sebagai prioritas utama dalam tahap eksplorasi operasi pertambangan. Pencapaian penting ini mencerminkan upaya STM, karyawan, dan kontraktornya untuk selalu menjalankan komitmen penuh keselamatan tempat kerja. (ula)