Menteri PPPA Heran Predikat KLA KSB Masih Pratama

0
Menteri PPPA, Bintang Puspayoga didampingi bupati, H. W. Musyafirin saat berkunjung ke KSB, baru-baru ini.(Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Darmawati mengaku heran dengan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) Sumbawa Barat yang hingga kini masih pada posisi Pratama.

Menurut menteri PPPA, jika melihat berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah KSB dan pelibatan seluruh pihak untuk penciptaan KLA sudah sangat luar biasa. “Dari tahun 2016 Kabupaten Layak Anak (KSB) kok masih berada di kategori pratama,” kata menteri PPPA di sela pidatonya saat kunjungannya ke KSB, Minggu lalu.

Diakui menteri yang akrab disapa Bintang Puspayoga ini, untuk menjadi Kabupaten Layak Anak dibutuhkan perjuangan keras. Bukan saja peran pemerintah daerah, tetapi Lembaga masyarakat, dunia usaha sangat pula diperlukan. “Dan di Sumbawa Barat ini saya lihat cikal bakalnya sudah sangat kuat ya,” akunya.

Karena itu, menteri PPPA akan meminta tim kementerian untuk melalukan verifikasi terhadap status KLA KSB. “Ini perlu dilakukan verifikasi lagi,” katanya.

Mengenai kehadirannya ke KSB sendiri, Bintang Puspayoga mengatakan, sangat bahagia karena momennya bertepatan dengan Hari Anak Internasional. Selain itu dapat melihat langsung betapa kuatnya komitmen dunia usaha di KSB dalam rangka pencapaian tujuan terciptanya KLA. “Perjanjian kerja sama pembangunan RTPRA  (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) oleh PT AMMAN dengan pemerintah Sumbawa Barat ini luar biasa ya,” sambungnya.

Terakhir menteri PPA turut mengapresiasi,  pelaksanaan deklarasi Desa Kelurahan Ramah Perempuan Peduli Anak (DRPPA). Menurutnya, hal itu bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk meneguhkan komitmennya menciptakan daerah layak anak. “Semoga deklarasi ini diikuti kabupaten/kota lainnya di NTB dan juga di daerah lain di Indonesia,” harapnya. (bug)