Jaksa Tahan Tersangka Penyalahgunaan Dana Nasabah

0
AR salah satu tersangka kasus dugaan korupsi PD BPR NTB Cabang Sape saat akan ditahan . (SuaraNTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Penyidik pidana khusus pada Kejaksaan Negeri Bima, resmi menahan AR (54) tersangka dugaan korupsi penyimpangan dan penyalahgunaan dana nasabah pada PD BPR NTB Cabang Sape tahun 2014 sampai dengan 2017. “Jadi, dia sudah kita tahan selama 20 hari kedepan di lapas kelas IIB Raba Bima terhitung sejak tanggal 27 November 2023,” kata Kasi Intelejen Kejari Bima, Debi F Fauzi kepada Suara NTB, Senin, 27 November 2023.

Tersangka di tahan lanjut Debi, untuk menekan terjadinya hal yang tidak diinginkan. Salah satunya tersangka melarikan diri, menghilangkan barang bukti, dan melakukan tindak pidana lainnya. “Memang penahanan tersangka bersifat subjektif penyidik, tetapi kita melakukan demikian juga sudah diatur didalam KUHAP,” sebutnya.

Didalam kasus tersebut, terungkap AR tidak melakukan sendiri melainkan bersama dengan IS. IS saat inipun sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus tersebut terhitung sejak awal tahun 2023. “IS tetap kita cari, informasinya sudah berada di luar negeri tetapi kita tetap akan melakukan pencarian dan penangkapan,” ujarnya.

Keduanya pun memiliki peran masing-masing yang berakibat timbulnya kerugian negara sebesar Rp548 juta. Sebagai tersangka AR disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (ils)