Hati-hati Computer Vision Syndrome (Digital Eye Strain)

0

Oleh: dr. Nyoman Pratita Widyasari

SEJAK masa pandemi COVID-19, sebagian besar pekerjaan dan sekolah menerapkan sistem bekerja dari rumah (work from home) atau mengatasi kebosanan dengan menonton drama, yang menggunakan perangkat digital/gadget. Tidak jarang kita mengalami kondisi mata perih dan buram yang merupakan salah satu gejala computer vision syndrome (CVS)

CVS atau digital eye strain adalah sindroma gangguan mata akibat penggunaan komputer atau gadget berlebihan. Beberapa penelitian menunjukkan penggunaan gadget lebih dari 2 jam cukup memicu gejala CVS, semakin lama kita menghabiskan waktu di depan layar maka semakin berisiko mengalami CVS. Faktor lain yang juga mempengaruhi yaitu penggunaan AC serta posisi monitor yang tidak nyaman.

Gejala yang muncul yaitu gejala ocular (mata) dan extraocular. Gejala mata yaitu mata merah, buram, perih, berair, dan terasa mengganjal pada mata. Terkadang juga disertai gejala extraocular yaitu sakit kepala dan kaku pada leher hingga bahu. Gejala ini biasanya bersifat sementara tetapi dapat mengganggu pekerjaan atau aktivitas sehari-hari.

Bagaimana cara menghindari CVS?

  • Hindari cahaya dan kontras layar yang terlalu terang
  • Hindari duduk terlalu lama dalam posisi yang tidak nyaman
  • Mengatur jarak yang optimal antara mata dan layar kurang lebih 50 cm
  • Cahaya ruangan cukup
  • Ingat 20-20-20 rule, yaitu istirahat 20 detik, setelah penggunaan gadget selama 20 menit, melihat objek yang berjarak jauh 20 feet (6 meter)
  • Rutin konsumsi vitamin A, vitamin C, Lutein, dan Zeaxanthin
  • Olahraga rutin, untuk mengurangi waktu penggunaan gadget dan menjaga tubuh tetap aktif secara fisik
  • Jangan lupa BERKEDIP! (*)