Dapat Perintah Maju Calon Bupati, Mariadi Beri Tanggapan

0
Mariadi (Suara NTB/ari)

Tanjung (Suara NTB) – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU) sekaligus Ketua DPD II Golkar KLU Mariadi, S.Ag., memberi tanggapan atas keluarnya Surat Perintah partai untuk mencalonkan dirinya sebagai Calon Bupati pada Pilkada KLU 2024 mendatang. Surat Perintah itu dipandang positif, di mana dirinya bisa memperkenalkan dirinya lebih awal seiring berjalannya proses tahapan Pileg DPRD Provinsi NTB yang ia ikuti.

Kepada Suara NTB di ruang kerjanya, Senin, 27 November 2023, Mariadi tak menampik adanya Surat Perintah tersebut. Surat itu, kata dia, adalah perintah partai kepada kader-kader yang ada di daerah – daerah.

“Secara kebetulan di Lombok Utara, saya langsung mendapat surat perintah itu.  (SP) Itu untuk berproses dari sekarang untuk maju sebagai Calon Bupati,” ungkapnya.

Setelah semua berproses dalam waktu yang cukup panjang, sambung dia, nantinya DPP Partai Golkar akan melakukan survei elektabilitas kader-kader yang mendapat perintah. Setelah hasil survei menyatakan layak menjadi (calon) bupati, maka DPP akan memberikan rekomendasi Partai untuk maju menjadi bakal calon.

“Jadi sekarang ini saya baru mendapat Surat Perintah untuk maju berproses menjadi (calon) Bupati. Saya kira ini langkah maju dari DPP, lebih awal kita diingatkan terkait target jangka panjang partai maka itu harus kita amankan dengan sebaik-baiknya,” kata Mariadi.

Kendati demikian, diakuinya, target saat ini adalah mendapatkan kursi legislatif DPRD Provinsi NTB. Dirinya maju menjadi Caleg Provinsi, juga tidak lepas dari perintah yang telah diberikan partai sebelumnya.

Tidak hanya itu, sebagai Ketua Partai DPD II Golkar KLU, ia tetap menargetkan perolehan kursi Pimpinan DPRD. Sebagaimana 3 periode Pileg yang telah dilalui, Golkar KLU menjadi satu dari 3 partai yang secara konsisten memenangkan Pemilu Legislatif bersama Gerindra KLU dan Demokrat KLU. “Begitu nanti selesai hasil Pileg keluar, maka langsung berproses untuk persiapan Pilkada.”

“Ternyata cukup bagus endingnya, dengan saya maju di DPRD Provinsi, maka ini kita anggap sebagai mesin awal untuk menghangatkan bursa Calon di Pilkada KLU,” tambahnya.

Menurut dia, maju di Pileg NTB memberinya ruang cukup luas untuk menemui masyarakat dari Kecamatan Pemenang sampai Kecamatan Bayan. Artinya, secara tidak langsung, Pilkada 2024 telah diawali dengan start cukup signifikan dengan pengenalan diri kepada publik.

Ia menekankan, untuk menjemput proses Pilkada 2024, maka Pileg 2024 di Lombok Utara harus dijemput secara maksimal. Hasil suara di tingkat bawah menggambarkan persentase jumlah kursi yang mendukung bagi Golkar untuk berkoalisi dengan satu atau lebih partai lain.

“Pilkada menggunakan hasil Pileg yang sekarang ini sebagai syarat mengusung Calon. Oleh karena itu, kami di Partai Golkar sedang bekerja keras menata agar Partai Golkar bisa menjadi partai pemenang di Lombok Utara, maupun di Provinsi (Dapil KLU – Lobar).”  “Karena itu, organ partai sedang kita dorong untuk bergerak secara maksimal,” demikian Mariadi. (ari)