Bupati Bima Larang Perambahan dan Pemanfaatan Lahan Luar Kawasan Hutan

0
Indah Dhamayanti Putri. (Suara NTB/Dok)

Bima (Suara NTB) – Bupati Bima, Hj. indah Dhamayanti Putri SE M.IP mengeluarkan instruksi tentang larangan perambahan kawasan hutan dan pemanfaatan lahan luar kawasan hutan yang merusak lingkungan hidup.

Instruksi nomor 2 tahun 2023 yang ditetapkan tertanggal 21 November itu ditunjukkan kepada Kepala OPD, Camat, Kepala Desa/Petani/Poktan/Gapoktan/KTH se- Kabupaten Bima untuk mengantisipasi dampak perambahan hutan maupun pembukaan lahan baru.

“Serta sebagai bentuk upaya bersama dalam menjaga kondisi hutan dan lahan akibat dari meningkatnya potensi kegiatan di wilayah Kabupaten Bima,” katanya.

Bupati meminta Kepala OPD, Camat, Kepala Desa/Petani/Poktan/Gapoktan/KTH untuk aktif menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan termasuk tidak turut serta mendukung perambahan hutan dan pembukaan lahan baru di area kawasan hutan.

Menyambut datangnya musim hujan, semua pihak untuk melakukan penghijauan dengan melibatkan semua lini mulai dari pemerintah, swasta, organisasi kemasyarakatan.

“Serta masyarakat secara khusus terutama pemilik dan pengelola lahan pada kemiringan minimal 30 derajat untuk mengembalikan fungsi lahan dan mencegah terjadinya bencana kedepannya,” katanya.

Ia mengaku sesuai UU nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, masyarakat dilarang untuk melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.

Kemudian melakukan koordinasi dengan melibatkan instansi pemerintah, BUMD, Pelaku Usaha maupun organisasi masyarakat untuk memberikan edukasi kepada masyarakat di lingkungan dan di wilayah kerja masing-masing.

“Kita harapkan semua pihak dapat merumuskan dan mengambil langkah strategis untuk mengantisipasi dampak kemungkinan terjadinya bencana saat musim hujan,” pungkasnya. (uki)