PT STM Kembali Dampingi SMPN 1 Hu’u, SMA Sederajat Mendapatkan Program Kepemimpinan Sekolah

0
Lokakarya pendampingan sekolah di SMPN 1 Hu’u oleh PT STM melalui kemitraan strategis bersama Kanaka Foundation.(Suara NTB/ist)

Dompu (Suara NTB) – PT. Sumbawa Timur Mining (STM) pemilik izin Kontrak Karya (KK) kegiatan eksplorasi mineral dan bahan ikutannya di wilayah Hu’u Kabupaten Dompu terus menunjukan komitmennya untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat sekitar. Menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang maju dan berkembang melalui peningkatan kualitas pendidikan kembali dilaksanakan tahun 2023.

SMPN 1 Hu’u kembali mendapat pendampingan dari PT STM melalui kemitraan strategis dengan Kanaka Foundations selaku pelaksana program. Lokakarya pendampingan sekolah kepada 38 orang kepala sekolah dan guru SMPN 1 Hu’u pada Selasa (21/11/2023), menjadi kegiatan awal untuk Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT STM bidang pendidikan untuk program kemitraan strategis lanjutan.

Pada jenjang SMA/SMK/MA, pendampingan juga dilakukan terhadap kepala sekolah dan guru. Lokakarya program kepemimpinan sekolah menjadi kegiatan perdananya. Kegiatan ini diikuti 39 orang kepala sekolah dan guru dari SMAN 1 Hu’u, SMKN 1 Hu’u, SMK Bangun Negeri Hu’u, dan MA Al Rasyid sejak Selasa, 21 November 2023 di SMAN 1 Hu’u.

Muhammad Kurniadin dari Community Relation (Comrel) PT STM kembali menegaskan komitmen perusahaan dalam menyiapkan SDM masyarakat sekitar dengan peningkatan kualitas pendidikan. Jika tahun-tahun sebelumnya, pendampingan itu dilakukan hanya untuk SMPN 1 Hu’u, SDN 12 Hu’u, dan MI Miftahul Jannah Daha. Pada program lanjutan, juga dikembangkan ke pendidikan usia dini atau PAUD dan SMA sederajat.

“Saat ini perusahaan masih melakukan kegiatan eksplorasi. Ketika perusahaan memasuki tahap eksploitasi atau produksi, masyarakat di sekitar bisa berkontribusi langsung atau tidak langsung terhadap aktifitas Projek Hu’u. Kita tidak ingin masyarakat sekitar menjadi penonton atas kemajuan Proyek Hu’u, makanya dari sekarang kita persiapkan,” ungkap Muhammad Kurniadin.

Karenanya, Kurniadin meminta kepada kepala sekolah dan dewan guru yang menjadi peserta lokakarya untuk mengikuti setiap kegiatan, sehingga mendapatkan ilmu pengetahuan. Kendati apa yang dilatih, bukan karena peserta tidak memiliki ilmunya. “Dengan kegiatan lokakarya ini, bapak ibu guru direfresh ilmu pengetahuannya dan dapat ditularkan pada anak didiknya. Sehingga proses kegiatan belajar mengajar dan tujuan pendidikan dapat tercapai,” harapnya.

Titi Sumantri, SS., kepala SMAN 1 Hu’u menyampaikan apresiasinya kepada PT STM yang sudah memberikan perhatian pada kualitas pendidikan di tingkat SMA sederajat di Kecamatan Hu’u dan akan memaksimalkan kesempatan pendampingan yang dilakukan melalui Kanaka Foundation yang berkompeten terhadap pendidikan secara nasional. “Ini merupakan kesempatan yang luar biasa, semoga bisa dimaksimalkan dan pada akhirnya berdampak pada kualitas pendidikan di sekolah,” katanya.

M Darwis, S.Ag., Kepala SMPN 1 Hu’u juga menyampaikan apresiasinya kepada PT STM yang kembali memberikan pendampingan kepada sekolah yang dipimpinnya. Pendampingan ini tentu menjadi harapan dewan guru, terlebih hasil pendampingan sebelumnya memberi dampak positif bagi peningkatan kualitas guru dan siswa di SMPN 1 Hu’u. “Alhamdulillah, berkat pendampingan yang dilakukan PT STM sebelumnya, SMPN 1 Hu’u menjadi model dan unggulan bagi sekolah lain di Dompu, terutama pada penerapan kurikulum merdeka,” katanya. (ula)