DPO Selama Setahun, Kejari Lotim Tangkap Bos PT GKN

0
tersangka TR yang digiring di Kejari Lotim, Kamis kemarin.

Selong (Suara NTB) – Setelah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), akhirnya TR bos PT GKN berhasil ditangkap. Kejaksaan Negeri (Kejari) Lotim langsung memborgol mantan komisaris perusahaan rekanan pelaksana proyek pengerukan Kolam Labuh Dermaga Labuhan Haji. Setelah dijemput paksa di Bandung Jawa Barat, pada Kamis, 23 November 2023, TR yang sudah dikenakan rompi orange dan tangan diborgol langsung diperiksa intensif di kantor Kejari Lotim.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Lotim, Lalu Mohammad Rasyidi, Kamis, 23 November 2023 menjelaskan kronologis dari penangkapan tersangka. Penangkapan dilakukan bersama Tim Tabur Kejati NTB dibantu Tim Intelijen Kejari Kota Bandung sekitar pukul 09.55 WIB, Rabu tanggal 22 November 2023. TR ditangkap di kediaman orang tuanya yang ada di jalan Sukarajin I Gang Sukaihlas No.5 Kec. Cibeunying Kidul Kel. Cikutra Kota Bandung.

Penangkapan dilakukan berdasarkan surat Kajari Lombok Timur Nomor: B-1294/N.2.1w/Dti.4/08/2022 tanggal 29 Agustus 2022 tentang bantuan pencarian dan penangkapan tersangka TR. Kemudian terbit  surat perintah operasi Intelijen tanggal 20 November 2023 untuk melakukan pencarian dan penangkapan DPO tersebut.

Lebih detail kronologis penangkapan tersangka dilakukan mulai sehari sebelumnya, yakni pukul 09.45 WITA, Tim Tabur Kejati NTB berangkat dari Mataram menuju Jakarta dan bergerak langsung ke Kota Bandung.

Pukul  13.00 WIB TIM Tabur Kejati NTB terlebih dahulu melakukan rapat dan  membagi tim menjadi tiga. Masing-masing tim bergerak di tempat berbeda. Tim pertama ke rumah DPO, tim kedua bergerak ke rumah anak DPO dan tim ketiga bergerak ke rumah saudara istri DPO.

Sekitar pukul 20.30 WIB tim tabur Kejati NTB  menuju hotel untuk beristirahat karena blm ada tanda-tanda pergerakan DPO di tiga lokasi yang sudah dipantau. Pukul 09.00 WIB tim tabur Kejati NTB  kembali bergerak menuju rumah DPO untuk melakukan pemantauan.

Pukul 09.50  tim tabur mendapatkan pergerakan DPO dari rumah saudara istri DPO menuju rumah orang tua DPO di gang suka ikhlas Nomor 5. Pukul 09.55 WIB tim tabur langsung melakukan pengamanan di rumah orang tua DPO di jalan Suka Ikhlas tersebut.

DPO oleh tim tabur dibawa ke Kejaksaan Negeri Kota Bandung untuk dititipkan dan rencana akan dibawa ke Mataram besok (Kamis tanggal 23 November hari ini-red). Pukul 08.00 WITA, Kamis kemarin DPO tiba di Bandara Lombok, Praya International Airport dan dijemput langsung Kajari Lotim, Efi Laila Kholis.

TR merupakan tersangka dugaan korupsi terhadap kegiatan Penataan dan Pengerukan Dermaga Pelabuhan Labuhan Haji tahun anggaran 2016 dengan nilai anggaran Rp 38 miliar.

Komisaris PT GKN ini menjadi tersangka bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Lotim berinisial N. Tersangka N sudah ditahan sejak tanggal 2 Februari 2022 lalu. Kedua tersangka diduga melakukan tindak pidana korupsi proyek pengerukan Kolam Labuh Dermaga Labuhan Haji tahun 2016. Di mana, berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa dan Pengawas Pembangunan (BPKP) terindikasi merugikan negara sebesar Rp 6,3 miliar. (rus)