Penanganan Miskin Ekstrem, Kemensos Gelontorkan Bansos Rp 318 Miliar di Lotim

0

Selong (Suara NTB) – Kabupaten Lombok Timur (Lotim) merupakan daerah dengan jumlah warga miskin ekstrem yang cukup tinggi. Dalam upaya mengatasi masalah kemiskinan ekstrem ini, Kementerian Sosial (Kemensos) RI secara khusus menggelontorkan bantuan sosial (bansos) senilai Rp 318 miliar lebih ke Lotim.  Secara simbolis bantuan tersebut diserahterimakan di Pendopo Bupati Lotim, Selasa, 21 November 2023.

Kepala Sentra Paramita Mataram Kementerian Sosial, Raden Latifah Ningrum menyerahkan secara simbolis Anggota Komisi VIII DPR RI, H. Rachmat Hidayat untuk selanjutnya diserahkan ke Penjabat Bupati Lotim, H. M. Juaini Taofik.

Bantuan antara lain diperuntukkan bagi Kelompok Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), penyandang disabilitas hingga anak yatim piatu. Kepala Sentra Paramita Mataram, Raden Latifah Ningrum, merincikan bantuan PKH Rp 45.790.491.020 yang diberikan  untuk 88,361 KPM.

Bantuan RST Rp 960.000.000 untuk 48 KPM, bantuan YAPI, Rp1.875.400.00 untuk 3.204 KPM, bantuan Permakanan Lansia sebesar Rp 492.196.000 untuk 535 KPM, bantuan ATENSI Rp101.128.015 untuk 35 KPM, bantuan Permakanan Disabilitas, Rp 162.471.000 dan bantuan Sembako Rp 268.982.000 untuk 112.079 KPM.

Sementara anggota DPR RI H. Rachmat Hidayat menjelaskan pemerintah melalui Kemensos berkomitmen untuk menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat penerima manfaat. Sebelum di Lotim, kata Rachmat Hidayat, bantuan serupa disalurkan di Kabupaten Lombok Utara, Lombok Barat dan Kota Mataram.

Pj Bupati Lotim, H. M. Juaini Taofik, MAP mengaku bersyukur sebagian persoalan sosial dapat terpecahkan atas tersalurkannya bantuan sosial dari Kemensos RI yang dibawa oleh Anggota Komisi VIII DPR RI, H. Rachmat Hidayat. APBD Lotim disebut tidak cukup untuk memenuhi segala keluhan masyarakat.

Pemerintah tetap berkomitmen untuk mengurus masyarakat miskin dan belum sejahtera. Kepada para pendamping program sosial dapat meningkatkan kesabaran dalam mendata masyarakat yang betul-betul layak menerima bansos. (rus)