Kecanduan Judi Slot, Residivis Pencuri Motor di Kantor Bupati Lobar Diringkus Polisi

0

Giri Menang (Suara NTB) – Terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor di Kantor Bupati Lombok Barat (Lobar) inisial MH (35), asal Kuripan Lobar akhirnya diringkus jajaran Satuan Reskrim Polres Lobar. Setelah dua kali beraksi di kantor Pemkab Lobar. Pelaku yang diketahui residivis ini berhasil ditangkap setelah dilakukan serangkaian penyelidikan oleh Polres Lobar.

Kapolres Lobar AKBP Bagus Nyoman Gede Junaedi dalam keterangan persnya Senin (20/11) di Mapolres setempat, menerangkan berdasarkan dua laporan polisi yakni nomor LP/84/X/Res 1.8/ 2023/SPKT/Sek. Gerung/ Res Lobar/ Polda NTB dan LP/77/VIII/Res 1.8/ 2023/SPKT/Sek. Gerung/ Res Lobar/ Polda NTB, pelaku melakukan aksi curanmor di Kantor Bupati sebanyak dua kali. Masing-masing tanggal 29 Agustus 2023 dan 25 Oktober 2023. Atas laporan itu pihaknya langsung penyelidikan. Pihaknya sempat kesulitan melakukan penangkapan pelaku, mengingat di lokasi parkir di seputaran kantong parkir di Lobar kekurangan kamera pengawas CCTV.

“Kami akhirnya berhasil menangkap pelaku pada Rabu (8/11/2023),”jelas Kapolres Lobar AKBP Bagus Nyoman Gede Junaedi didampingi Wakapolres Kompol Arjuna, Kasatreskrim AKP I Made Dharma Y.P., S.Tk, S.Ik., Kapolsek Gerung, Kapolsek Kediri dan Kasi Humas Senin, 20 November 2023.

Menurutnya, minimnya CCTV menyulitkan pengungkapan kasus kejahatan di lokasi Pemkab Lobar, sehingga pihaknya mengimbau warga harus tetap waspada jangan sampai lalai seperti meninggalkan kunci motor.

Modus operandi yang dilakukan, pelaku terlebih dahulu mengintai motor yang kuncinya ditinggalkan dengan cara memasuki kantor Bupati Lobar. “Kasus pencurian sepeda motor (curanmor) modus operandi para pelaku masuk ke kantor bupati dengan berjalan kaki kemudian menuju tempat parkir, melihat adanya sepeda motor yang terparkir dengan kunci masih terpasang, kemudian melihat kesempatan tersebut pelaku langsung mendekati dan membawa kabur motor korban,” kata Kapolres.

Untuk motif, pelaku melakukan pencurian karena kecanduan main judi slot dan terdesak kebutuhan ekonomi. “Motif para pelaku sehingga melakukan pencurian tersebut mengaku karena motif kecanduan narkotika, judi online (slot) dan motif keadaan ekonomi,” ungkap Jun.

Menurutnya,   pelaku merupakan residivis pencurian motor dan sudah dua kali melakukan pencurian di kantor Bupati Lobar. “Pelaku ini residivis beberapa kali masuk penjara, untuk barang bukti ada dua unit kendaraan motor hasil curian dari kantor Bupati Lombok Barat,” kata Bagus.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian kendaraan bermotor dengan ancaman 5 tahun penjara.

Kapsul Khairi (23), korban pencurian, menceritakan, pada bulan Agustus 2023 dia kehilangan sepeda motor saat menghadiri acara Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Kantor Bupati Lobar. “Waktu itu bulan Agustus saya hadir kegiatan BKKBN, terus pas selesai saya tidak melihat motor saya, memang saat itu saya lupa mencabut konci motor saya,” kata Kapsul Khairi.

Mengetahui motornya hilang, ia langsung melaporkan kasus pencurian tersebut ke kantor Polsek Gerung. (her)