Walikota Prioritaskan Pejabat Kota Mataram Ikut Pansel

0

Mataram (Suara NTB) – Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana memprioritaskan pejabat di internal lingkup Pemkot Mataram untuk mengikuti seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di lingkup Pemkot Mataram. Mohan menilai sumber daya manusia di Kota Mataram telah mumpuni dan mampu menerjemahkan keinginannya. “Kita prioritaskan dari internal dulu,” kata Mohan dikonfirmasi pekan kemarin.

Pejabat dari kabupaten/kota di NTB dipersilakan saja untuk mendaftar jika merasa memiliki kemampuan dan memenuhi syarat dari sisi kepangkatan dan lain sebagainya. Menurutnya, sumberdaya yang dimiliki sudah cukup mumpumi dan mampu menerjemahkan apa yang diinginkan untuk mewujudkan visi-misinya selama lima tahun kedepan. “Menurut saya pejabat di kota sudah cukup memiliki kemampuan itu,” katanya.

Pelaksanaan seleksi terbuka JPTP di lingkup Pemerintah Kota Mataram dilaksanakan secara terbuka. Ia selalu membuat ekosistem yang sehat dan memberikan ruang kepada aparatur sipil negara (ASN) yang merasa memiliki kemampuan dan memenuhi dari aspek kepangkatan.

Mohan menegaskan, tidak pernah mengintervensi kerja-kerja tim panitia seleksi (pansel). Tim pansel diberikan keleluasaan bekerja secara profesional dan objektif. Hasil pansel akan menjadi tolok ukur untuk penempatan pejabat.

Adapun tujuh jabatan yang dilelang secara terbuka yakni, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pariwisata, dan Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah Kota Mataram. ASN diminta mengajukan lamar agar tidak diperpanjang. “Kita akan percepat karena ada OPD teknis yang memang tidak boleh terlalu lama terjadi kekosongan,” demikian kata Mohan.

Jabatan strategis perlu segera diisi adalah Dinas Kesehatan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Mataram. Khususnya Dinas Kesehatan karena permasalahan kesehatan terutama stunting menjadi target harus ditekan. Demikian pula dengan persoalan infrastruktur dan lain sebagainya. (cem)