Seleksi Kompetensi PPPK Kesehatan KLU Diikuti 428 Orang

0

Tanjung (Suara NTB) – Seleksi PPPK Tenaga Kesehatan di Kabupaten Lombok Utara memasuki tahap seleksi kompetensi. Tahap ini diikuti oleh 428 orang. Kepala BKD PSDM Kabupaten Lombok Utara, Tri Dharma Sudiana, S.STP., Selasa, 14 November 2023 mengungkapkan, jadwal pelaksanaan seleksi kompetensi pengadaan PPPK tahun 2023 sudah diumumkan secara resmi melalui website BKDPSDM Lombok Utara, Senin, 13 November 2023. Dimana, pelaksanaan tersebut akan berlangsung pada tanggal 28 November 2023.

“Pelaksanaan tes berlokasi di auditorium Asrama Haji Mataram. Tes akan berlangsung 1 hari saja, yakni dari pukul 11.00 WITA sampai berkahir pukul 16.10 WITA,” ungkap Tri.

Ia menjelaskan, pemilihan lokasi tes di Asrama Haji Mataram tidak lepas dari keterbatasan ruangan yang ada di Kabupaten Lombok Utara. Jumlah peserta tes diatur dalam 2 sesi, masing-masing sesi I sebanyak 255 orang dari pukul 11.00 – 13.10 WITA. Selanjutnya sesi II, diikuti 173 orang yakni dari pukul 14.00 – 16.10 WITA. Panitia dalam hal ini, menempuh langkah praktis dengan membagi jadwal tes hanya dalam 2 sesi.

Lebih lanjut diterangkan Tri, pelaksanaan tes seleksi kompetensi PPPK menggunakan CAT BKN. Sesuai ketentuan yang ditetapkan Panitia Seleksi, peserta tes harus hadir 90 menit sebelum tes berlangsung. “Akuntabilitas nilai hasil seleksi CAT tetap ditayangkan secara live scoring, sehingga peserta dapat menyaksikan sendiri nilai hasil ujiannya,” tambahnya.

Sementara, hal-hal lain yang diatur atau diwajibkan kepada peserta, beberapa diantaranya, wajib membawa alat tulis pensil, melakukan registrasi pada loket yang disediakan, membawa kartu identitas berupa KTP Asli atau Surat Keterangan dari Dinas Dukcapil yang asli dan Kartu Ujian Peserta. Seluruh dokumen tersebut  wajib diperlihatkan kepada panitia.

Selain itu, Panitia juga mengatur pakaian seragam yang harus dikenakan saat tes berlangsung. Yaitu, mengenakan kemeja putih polos dan celana panjang/rok berwarna hitam, serta sepatu berwarna gelap. “Peserta yang datang terlambat dari jadwal tes yang ditentukan tidak diperkenankan masuk untuk mengikuti tes dan dianggap Gugur. Begitu juga peserta yang melanggar tata tertib dianggap gugur dan dikeluarkan dari ruangan tes serta dicoret dari daftar hadir dan dinyatakan tidak lulus,” tegasnya.

Selain ketentuan itu, larangan bagi peserta telah diatur. Antara lain, membawa buku-buku dan catatan lainnya, membawa kalkulator, telepon genggam, kamera dalam bentuk apapun, jam tangan, dan bolpoint. Terdapat pula larangan memakai aksesoris/perhiasan dari logam dan sejenisnya, membawa makanan dan minuman, membawa senjata api dan/atau tajam serta sejenisnya.

“Termasuk peserta dilarang keluar ruangan tes tanpa memperoleh izin dari panitia,” imbuhnya. (ari)