Kodim 1628/Sumbawa Barat Gelar Deklarasi Pemilu Damai

0

Taliwang (Suara NTB) – Dalam rangka menyukseskan Pemilu Tahun 2024, Kodim 1628/Sumbawa Barat menggelar kegiatan deklarasi pemilu damai pada, Kamis, 9 November 2023. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 1628/Sumbawa Barat Letkol Inf Octavian Englana Partadimaja serta diikuti jajaran Forkopimda, TNI, Polri, ketua Bawaslu, ketua KPU, tokoh masyarakat, awak media, ormas serta perwakilan dari masing-masing Parpol peserta pemilu. “Semua kita yang hadir di sini punya tanggung jawab masing-masing dalam mengawal suksesnya Pemilu yang akan kita laksanakan tahun depan,” kata Dandim di sela sambutannya.

Dandim dalam arahannya menegaskan, sebagai institusi negara TNI dan Polri akan selalu memegang teguh netralitas serta bertekad mengawal pelaksanaan Pemilu 2024 agar berjalan aman, sukses dan lancar. “Setiap elemen masyarakat harus bisa saling menghormati, menghargai dan menjunjung tinggi kebersamaan. Maka dari itu deklarasi damai hari ini merupakan langkah penting dalam menciptakan Pemilu yang aman dan kondusif,” paparnya.

Dandim mengajak kepada semua pihak untuk berkomitmen mematuhi dan mentaati segala bentuk aturan Pemilu. Menurut dia, kepatuhan terhadap seluruh aturan akan menjadi jaminan pelaksanaan Pemilu berjalan adil. “Kita juga harus bisa membentengi diri dari berita hoax yang dapat menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat dan menghindari kegiatan yang bersifat provokatif, menghasut dengan menggunakan isu SARA,” tegasnya mengingatkan.

Dandim berharap melalui kegiatan deklarasi damai ini, maka penyelenggaraan pemilu di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dapat berjalan aman dan kondusif. Sebab hal itu merupakan syarat mutlak demi mewujudkan kemajuan bangsa. “Kami berharap seluruh masyarakat berpartisipasi tinggi menyalurkan hak pilihnya untuk mensukseskan semua tahapan pemilu 2024 hingga berjalan lancar. Boleh beda pilihan, namun tetap jaga persatuan dan kesatuan antar anak bangsa,” sarannya.

Sementara itu wakil bupati KSB, Fud Syaifuddin yang turut hadir di acara tersebut, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Kodim 1628/Sumbawa Barat yang telah menginisiasi deklarasi pemilu damai itu. “Kepala pak Dandim dan seluruh jajarannya saya atas nama pemerintah Sumbawa Barat menyampaikan banyak terima kasih,” katanya.

Wabup mengatakan, dalam demokrasi perbedaan adalah hal yang lumrah. Namun demikian, hal tersebut jangan sampai menyebabkan perpecahan di tengah masyarakat apalagi sampai mengganggu kondusifitas daerah. “Kita ini dikenal sebagai daerah zero konflik horizontal. Jadi jangan sampai tercoreng hanya gara-gara beda pilihan di Pemilu,” cetusnya.

Kegiatan deklarasi damai tersebut diakhiri dengan penandatanganan ikrar dari para peserta sebagai bentuk komitmen menciptakan pesta demokrasi yang jujur, adil dan transparan demi kemajuan bangsa Indonesia kedepan.(bug)