Dampak Perang Israel-Hamas, Warga NTB Gelar Aksi Boikot Produk Israel

0

Mataram (Suara NTB) – Perang yang masih berlangsung antara pasukan Israel dan Hamas berdampak pada usaha yang sejumlah gerai makanan cepat saji di Kota Mataram. Massa yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat NTB untuk Palestina digelar di depan salah satu gerai makanan cepat saji di Jalan Sriwijaya Mataram.

Aksi yang dikomandoi Lalu Wink Haris yang merupakan Presiden Kasta NTB melakukan aksi sejak pukul 09.00 hingga pukul 11.00. Dalam orasinya, Wink Haris mengingatkan dampak perang yang terjadi di Gaza sangat merugikan rakyat Palestina. Mereka banyak yang menjadi korban akibat penyerangan yang dilakukan pasukan Israel ke Gaza.

Menurutnya, perang yang terjadi sudah mendapat perhatian dari pemerintah pusat, bahkan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam aksi yang digelar, Minggu, 5 November 2023 di Monas menyampaikan kecamannya pada aksi brutal pasukan Israel pada warga sipil, sehingga banyak di antaranya yang menjadi korban.

Untuk itu, pada aksi yang dilakukan Rabu, 8 November 2023 menyerukan pada warga masyarakat di daerah ini untuk memboikot produk-produk Israel atau yang berafiliasi ke Israel. Menurutnya, keuntungan dari penjualan produk-produk yang dijual tersebut dipergunakan untuk membeli senjata dan membunuh warga yang tidak berdosa.

Hal senada disampaikan Lalu Pujo Basuki. Pada kesempatan ini, Lalu Pujo Basuki mengingatkan kepada seluruh masyarakat NTB mengenai pembantaian warga Muslim di Palestina. Menurutnya, satu warga Muslim yang terluka, maka umat Islam lainnya harus merasakan sakit .

Pihaknya mengharapkan adanya kepedulian dari masyarakat yang ada di daerah ini membantu warga Palestina dengan doa dan tidak membeli produk-produk yang berafiliasi ke Israel.
Sementara Pimpinan Pondok Pesantren Lentera Hati Boarding School Dr. Muazar Habibi mengharapkan semua pihak bahu membahu dalam membantu warga Palestina yang sedang dihadapkan dengan dampak perang. Pihaknya juga mengharapkan kepala daerah di NTB, baik gubernur hingga bupati/walikota agar membuat aksi nyata mendukung Palestina, seperti doa bersama. Padahal pemerintah pusat sudah mengecam tindakan pasukan Israel yang melakukan penyerangan pada warga sipil di Palestina. (ham)