Seleksi PPPK, 57 Persen Sanggahan Pelamar Ditolak

0

Mataram (Suara NTB) – Panitia Seleksi Daerah (Panselda) penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemprov NTB sudah selesai memproses sanggahan pelamar PPPK yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS), Senin, 23 Oktober 2023. Dari 811 pelamar yang mengajukan sanggah, 348 pelamar (37 persen) yang diterima sanggahnya. Sementara 463 pelamar (57 persen) yang mengajukan sanggah ditolak.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB Drs. Muhammad Nasir, menjelaskan, dari 348 pelamar yang diterima sanggahnya terdiri dari tenaga guru sebanyak 261 diterima sanggahnya dan 42 pelamar ditolak dari 303 pelamar yang mengajukan sanggah. Di tenaga kesehatan, dari 82 pelamar yang mengajukan sanggah, 14 diterima dan 68 pelamar ditolak. Tenaga teknis dari 426 pelamar yang mengajukan sanggah, 73 diterima dan 353 ditolak.

Menurutnya, hal yang menyebabkan sanggahan pelamar ditolak, karena beberapa hal. Pertama, pengalaman kerja tidak relevan dengan jabatan yang dilamar, pengalaman kerja kurang dari 2 tahun. Selain itu, dokumen tidak asli atau fotocopian, surat lamaran tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan, ijazah tidak sesuai dengan kualifikasi pendidikan yang dipersyaratkan.

Tidak hanya itu, tambahnya, poin pada surat pernyataan ada yang dihapus atau ditambah, Surat Tanda Registrasi (STR) bagi tenaga kesehatan sudah tidak berlaku/masih draf/surat keterangan. ‘’Mereka juga ada yang salah memilih jenis formasi umum atau khusus, sehingga tidak lolos sanggahan,’’ terangnya.

Sementara yang menyebabkan banyak pelamar MS setelah melakukan sanggahan, Muhammad Nasir mengakui, ada perubahan lampiran pada SE GTK Kemendikburistek No. 2901 yang terbit kemudian, tentang linieritas pendidikan / prodi untuk jabatan guru. ‘’Sehingga banyak dari jabatan-jabatan Guru TIK, PAI dan Antropologi banyak yang MS, setelah awalnya TMS,’’ terangnya.

Selain itu, tambahnya, pelamar mengikuti hasil verifikasi linieritas yang telah diterapkan oleh sistem. Jabatan yang dipilih oleh pelamar telah disetujui dan dinyatakan linier terhadap program studi dan/atau sertifikat pendidik pelamar oleh sistem. (sesuai surat Dirjen GTK No. 6307/B1/GT.00.02/2023)

‘’Kemudian mereka mengikuti hasil verifikasi sistem terhadap kategori pelamar. Semua pelamar yang telah berhasil menyelesaikan pendaftaran pada SSCASN berarti telah memenuhi ketentuan pendaftaran dan telah dilakukan validasi. Ini sesuai surat Dirjen GTK No. 6307/B1/GT.00.02/2023,’’ ujarnya.

Sementara pada jabatan teknis setelah diteliti lebih lanjut, tambahnya, ada beberapa jabatan yang memang pengalaman kerjanya relevan dengan jabatan yang dilamar. Begitu juga untuk tenaga kesehatan, pengalaman kerja pada jabatan perawat terampil bisa digunakan untuk Jabatan Perawat Ahli, Dokter internsip untuk dokter umum dan dokter spesialis. ‘’Kecuali pengalaman kerja asisten apoteker tidak bisa ke apoteker,’’ tegasnya.

Sebelumnya Pemprov NTB mendapat alokasi PPPK tahun 2023 sebanyak 2.031. Terdiri dari guru sebanyak 1.335, tenaga kesehatan 523 dan tenaga teknis sebanyak 173 formasi. Setelah jawab sanggah, dilakukan pengumuman pasca sanggah, tanggal 22 sampai 28 Oktober 2023. Penarikan data final dilaksanakan hingga tanggal 31 Oktober dari tanggal 29 Oktober. Kemudian dilakukan Penjadwalan Seleksi Kompetensi mulai tanggal 1 – 4 November 2023. Pengumuman Daftar Peserta, Waktu, dan Tempat Seleksi Kompetensi pada tanggal 5-8 November 2023.
Selanjutnya dilaksanakan Seleksi Kompetensi mulai tanggal 10 November hingga 4 Desember 2023. Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan dilaksanakan tanggal 15 November hingga 6 Desember 2023. Pengolahan Nilai Seleksi Kompetensi dilaksanakan tanggal 30 November hingga 9 Desember.
Kemudian pengumuman Kelulusan tanggal 6 hingga 15 Desember 2023. Pengisian DRH NI PPPK tanggal 16 Desember 2023 hingga 14 Januari 2024. Usulan Penetapan NI PPPK dilaksanakan tanggal 15 Januari hingga 13 Februari 2024. (ham)