Pamitan ke Jajaran OPD dan Warga, Bupati Lobar Minta Dukung Wabup Lanjutkan Program Pembangunan

0

Giri Menang (Suara NTB) – Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid mulai turun ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan warga masyarakat untuk pamitan. Alasannya, orang nomor satu di bumi Patut Patuh Patju ini bakal mengakhiri masa jabatannya, lantaran maju sebagai caleg DPR RI.

Jumat, 22 September 2023, Bupati Lobar mendatangi Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Lobar. Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas PUTR Made Arthadana, Sekretarus Lalu Suana dan jajaran serta ratusan jajaran ASN maupun non ASN OPD tersebut.

Dalam kesempatan itu, Bupati berpesan agar pergantian dirinya ke wabup dan dilanjutkan Penjabat (Pj) didukung penuh oleh jajaran OPD untuk keberlangsungan program pembangunan daerah Lobar ke depannya. Bupati menyampaikan, ia mulai turun keliling ke OPD untuk pamitan. “Tujuan saya keliling OPD sebenarnya adalah untuk pamitan, keliling ke semua OPD. Dan ini sudah yang ke 10, setelah dari PU nanti ke Dinas Damkar,” ujarnya.

Dirinya sudah mendapatkan surat keputusan pemberhentian dari Mendagri kurang lebih satu bulan lalu, karena maju DPR RI. Ia diberhentikan karena mengajukan diri mengundurkan diri ke Mendagri, sebagai syarat maju mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI.

SK ini akan berlaku definitif setelah ditetapkan DCT DPR RI. Namun pihaknya belum tahu kapan ditetapkan  DCT ini. Dalam hal ini, dirinya sudah berkoordinasi dengan KPU RI bahwa penetapan menggunakan batas akhir tanggal 3 November. Namun ia tak tahu, apakah ini akan berubah, sehingga ia pun berinisiatif turun pamitan ke OPD.

“Saya pun mulai cicil turun ke OPD untuk pamitan ke semua perangkat daerah, ASN, pegawai honor yang ada di Pemkab Lobar,” imbuhnya.

Niatnya maju karena belajar sulitnya Pemda dan OPD melobi ke pusat. Bahkan salah satu program PLUT yang dinilai sangat memenuhi syarat dari sisi lahan dan lokasi serta administrasi, namun ternyata dicoret oleh pusat. “Ini yang menambah motivasi saya untt maju agar memudahkan lobi kan daerah Lobar di pusat,” ujarnya.

Ia menambahkan setelah berhenti dari jabatan, ia akan diganti oleh Wabup hingga Desember dan waktu masa akhir jabatannya sama dengan waktu pensiun Kadis PUTR tanggal 31 Desember.

Setelah itu, jabatan akan dilanjutkan oleh Pj Bupati sampai dengan pelantikan Bupati dan Wabup terpilih hasil Pilkada yang diperkirakan 22 Februari 2025. “Harapan saya agar semua tetap kompak, jaga stabilitas, ketika dipimpin Wabup dan Pj Bupati untuk melaksanakan program pembangunan daerah ke depannya,” pesan Fauzan.

Sebelumnya, Bupati saat turun ke Desa Jagaraga juga menyampaikan pamitan ke warga. Bupati juga mengajak agar warga mendukung Wabup yang akan menggantikannya untuk melanjutkan program pembangunan daerah. (her)