Keindahan Laut Jadi Daya Tarik, Wisata Paralayang akan Dibuka di Desa Buwun Mas

0

Giri Menang (Suara NTB) – Wisata paralayang akan dibuka di Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong Lombok Barat. Dibukanya paralayang ini menambah varian wisata di Sekotong khususnya dan Lobar umumnya, sehingga menjadi  daya tarik bagi wisatawan datang berkunjung. Dari sisi potensi sendiri, Desa Buwun Mas dan Desa Persiapan di daerah itu sangat layak dan bagus dikembangkan wisata minat khusus paralayang tersebut.

Pegiat Pariwisata sekaligus Anggota Komisi II DPRD Lobar Dapil Sekotong Lembar, H. Abdul Majid menerangkan di desa Buwun Mas memiliki potensi paralayang. Desa Buwun Mas yang mekar menjadi tiga saat ini, di masing-masing ada zona-zona yang memungkinkan dijadikan landasan picu paragliding. Dan lokasi inipun sudah diobservasi oleh Paragliding dan Paramotor TNI AU Lanud ZAM, diantaranya di Kombol, Geresak, Desa Persiapan Pengantap Kecamatan Sekotong. “Dan menurut mereka itu (lokasi paralayang) sangat bagus, kenapa? Karena anginnya memungkinkan selalu bisa take off di sana,” jelasnya.

Karena itu pihaknya selaku pegiat Pariwisata dan komisi II membidangi Pariwisata, berharap agar paralayang ini menjadi atraksi minat khusus yang menjadi opsi di wilayah Sekotong Lembar ketika wisatawan mau berkunjung. Sehingga varian wisata di dua kecamatan ini menjadi variatif, kalau tamu mau snorkeling diving bisa ke Sekotong bagian barat dan gili-gili. Tamu yang mau menikmati keindahan terasiring bisa ke Desa Mareje Kecamatan Lembar, sedangkan yang mau keindahan sunset bisa ke Cemara Lembar.

Nah orang mau paralayang dimana? Ya di Buwun Mas, Desa Persiapan Pengantap. Dan menurut observasi Lanud ZAM sangat-sangat layak. Dan mereka memimpikan itu bisa menjadi destinasi atraksi wisata berkelanjutan,” harapnya. Tinggal sekarang peran para pihak, baik Pemdes, Pemda melalui OPD terkait harus sinergi berkolaborasi, kolaboraksi untuk mewujudkannya. Untuk kapan dibuka paralayang ini, hal ini yang masih dibicarakan agar tidak sekadar membuka sesaat lalu hilang. Maka perlu dikoordinasikan lebih jauh, baik terkait lahan yang akan dijadikan landasan picu, peran para pihak, warga lokal.

Jaki, pelatih paralayang NTB menjelaskan, pihaknya sudah turun observasi lokasi paralayang di Pantai Pengantap Buwun Mas. Pihaknya melihat kondisi cuaca, arah angin, lokasi bukit, arah bukit menghadap ke pantai. Dan lokasi yang disurvei, bisa dilakukan take off dari berbagai macam arah. “Ini yang membuat kami tertarik membuka dan mengembangkan lokasi paralayang di Daerah Buwun Mas,” sebut dia. Pihaknya turun survei awal, kemudian dilanjutkan observasi bersama tim sebanyak 15 orang. Di lokasi juga bisa langsung camping, karena ada lahan untuk camping ground di lokasi. Sehingga paragliding, bisa langsung uji coba pada pagi sampai siang. “Dan hasilnya cukup memuaskan,” imbuhnya.

Pihaknya berharap ada dukungan dari Desa dan Pemda untuk membantu mengembangkan lokasi paralayang ini. “Kami sebagai pelaksana dan motivator paralayang, siap membantu mengembangkan spot paralayang ini,” ujarnya. Lebih-lebih dengan pemandangan pantai dengan pasir putih sangat indah. Dan akses jalan pun bisa dilalui kendaraan meskipun belum maksimal. Kadis Pariwisata Lobar HM Fajar Taufik menjelaskan, pihaknya sudah bertemu dengan pihak Dewan dan paragliding terkait paralayang di desa Buwun Mas.

Bentuk support dinas, pihaknya akan melakukan pelatihan pemandu paralayang. “Salah satu lokasi nya di sana (Buwun mas),” ujarnya. Peserta yang dilibatkan nanti rencananya perwakilan dari Gerung, Lembar dan Sekotong. Pelatihan rencana akan diadakan bulan depan. Selain pelatihan, nantinya Dinas berkolaborasi dengan DPRD Dapil Sekotong Lembar, H Abdul Majid, akan mengadakan event paralayang. “Hal ini kita lakukan, Kita siapkan dulu SDM, sebab jangan event dulu tapi SDM belum siap, nanti susah,” katanya. (her)