Lima Tahun Jadi Gubernur, Bang Zul Mengenang Penanganan Dua Bencana hingga Ekspedisi Matemega

Mataram (Suara NTB) – Dr. H. Zulkieflimansyah resmi meletakkan jabatannya sebagai Gubernur NTB pada hari Selasa 19 September 2023. Selanjutnya kepemimpinan Provinsi diambil alih oleh Penjabat Gubenur yang dijabat oleh Sekda NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi M.Si.

Suara NTB berkesempatan berbincang dengan Bang Zul, sapaan akrab Zulkieflimansyah pada Minggu, 17 September 2023. Ada banyak hal yang menjadi perbincangan. Umumnya terkait dengan refleksi dua bencana yang hadir sepanjang lima tahun kepemimpinan Zul-Rohmi. Juga, kenangan yang tak terlupakan saat menyapa masyarakat di pelosok-pelosok.

Salah satu perjalanan yang paling dikenang adalah ekspedisinya ke Dusun Matemega Kabupaten Sumbawa tahun 2020. Dusun yang berada di ketinggian 560 Mdpl ini ditempuh dengan berjalan kaki dari Kota Taliwang Sumbawa Barat dengan jarak tempuh sekitar 9 jam.
“Kami lewati jalan yang berbukit-bukit, jalanan becek, jurang yang curam sekali. Kita istirahat di sungai selama perjalanan. Waktu tempuh sekitar 9-10 jam jalan kaki,” kenang Bang Zul.

Perjalanan menantang juga beberapa kali dilakukan seperti di kaki Tambora, Pulau Moyo, Medang dan beberapa wilayah di Lombok Utara. Menurutnya, hal yang paling menyenangkan yaitu bertemu dengan masyarakat, terutama di pelosok-pelosok yang jarang didatangi oleh pejabat. “Masyarakat berharap kita selalu datang. Kalau nggak datang, mereka kecewa sekali,” katanya.

Sebenarnya, tak hanya saat menjadi gubernur saja ia rajin turun menemui warga. Pada saat kampanye misalnya, ia terbiasa mengunjungi 20- 30 titik per hari. Ditambah lagi dengan adanya pengaruh dari sosmed, maka respons cepat untuk datang ke desa-desa harus dilakukan.
“Kalau ditanya apakah lelah, karena kita manusiai, namun dalam perjalanan kita nikmati. Semua kelelahan hilang kalau ketemu masyarakat. Yang jadi obat kan kalau warga bilang seumur hidup belum pernah ada bupati atau gubernur yang datang ke sini. Itu di hampir di semua tempat,” ujarnya.

Hal lain yang dikenang selama menjabat Gubernur yaitu penanganan dua bencana yaitu rehab rekon pasca gempa Lombok tahun 2018 dan pandemi Covid-19. Dua bencana ini membuat tantangan yang berat bagi daerah.
“Kami mewarisi satu keadaan yang tak biasa. NTB sebelum kami dilantik yaitu daerah yang dilanda gempa, sekitar 70 persen daerahnya terdampak gempa. Kami nggak bisa ngomong visi misi yang muluk-muluk. Tak ada pilihan lain kecuali rehabilitasi dan rekonstruksi,” ujarnya.

Pada saat pandemi, ekonomi mengalami kontraksi lantaran pergerakan orang dan barang dibatasi. Namun Pemprov NTB tak kehabisan akal. Di sanalah kemudian muncul ide untuk membuat Jaring Pengaman Sosial (JPS) yang diberi nama JPS Gemilang. Jadi masyarakat yang terdampak pandemi tak diberikan uang tunai, namun diberikan sembako dan kebutuhan lain dari produk-produk lokal.

Konsep ini kemudian banyak mendatangkan apresiasi dan pujian karena pelaku UMKM yang tadinya menganggur karena pandemi akhirnya mendapatkan uang. Produk-produk mereka pun dikenal oleh maayarakat. Sehingga diharapkan bisa naik kelas. “Blessing in disguise, ada keberkahan terselubung di tengah bencana,” lanjutnya.

Di akhir jabatannya, Bang Zul mengaku bersyukur bisa menyelesaikan amanah ini tanpa muncul masalah hukum dan tanpa terjerat kasus yang biasa dialamai kepala daerah lain. Begitu juga soal kekompakan dengan wakilnya yaitu Hj. Sitti Rohmi Djalilah tetap terjaga hingga akhir pengabdian. Ia mensyukuri hal itu sebab di daerah lain sangat sering dijumpai kepala daerah dan wakilnya pecah kongsi dan konflik.
“Makanya kami sering bercanda kemesraan ini janganlah cepat berlalu,” imbuh Bang Zul sambil tertawa. (ris)

RELATED ARTICLES









Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Juaini Taofik Pj Bupati Lotim dan Rum Pj Walikota Bima

0
Mataram (Suara NTB) – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian resmi menetapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) Drs. H. M. Juaini Taofik...

Latest Posts

Juaini Taofik Pj Bupati Lotim dan Rum Pj Walikota Bima

Mataram (Suara NTB) – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito...

Mohammad Rum Ditunjuk Mendagri Jadi Penjabat Walikota Bima

Kota Bima (Suara NTB) - Kepala Dinas Pekerjaan Umum...

Diikuti Peserta dari Bebagai Daerah, Ponpes Banu Sanusi Sesela Gelar Open Turnamen Badminton

Giri Menang (Suara NTB) - Seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan...

Gubernur Lemhannas RI dan Direktur Kebijakan SDM KSS BSSN RI Beri Kuliah Umum di Unram

Mataram (Suara NTB) – Universitas Mataram (Unram) menggelar Kuliah...

Sebut KPU Tidak Konsisten, KPU Balik Sebut Muttakun Lakukan Pembohongan Publik

Dompu (Suara NTB) - Sidang Ajudikasi yang diajukan Ir....

ARTKEL ACAK

Kantor Bahasa NTB Gelar Simulasi Pemilihan Duta Bahasa Nasional

0
Mataram (Suara NTB) –  Pemilihan Duta Bahasa Nasional Tahun 2023 akan diselenggarakan di Jakarta pada hari Senin, 25 September 2023 sampai dengan Sabtu, 30...

Video: Bantuan Pangan Tahap Dua, Bulog NTB Salurkan 363 Ton Beras Kepada 36.363 KPM...

0
https://youtu.be/9v9bMhdUgz0Perum Bulog Wilayah NTB bersama Pemerintah Kota Mataram mulai menyalurkan bantuan pangan tahap dua kepada 36.363 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau setara dengan 363.630...

Astra Gelar Safari Jurnalistik, Tingkatkan Kompetensi Pewarta di NTB

0
Mataram (Suara NTB) - PT.Astra International Tbk Bersama dengan Organisasi PWI Pusat menggelar Safari Jurnalistik Tahun 2023, Kamis, 14 September 2023 di Hotel Santika...

Kolom