Kodim Loteng Lanjutkan Program Bedah Rumah

0

Praya (Suara NTB) – Program bedah rumah kembali dilanjutkan Kodim 1620/Lombok Tengah (Loteng). Kali ini, rumah milik Inaq Masnah (54), warga Dusun Puntik Baru Desa Jango Kecamatan Janapria, jadi sasaran program rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tersebut. Rumah warga yang masuk kategori kurang mampu tersebut diharapkan bisa tuntas dalam beberapa pekan ke depan.

Dandim 1620/Loteng, Letkol Kav Andi Yusuf Kertanegara, Selasa, 12 September 2023, menegaskan, kalau pihaknya tetap komit untuk melanjutkan program-program yang menyentuh langsung dengan masyarakat bawah. Termasuk program rehab RTLH tersebut. Terlebih itu juga menjadi salah satu perintah dari komando atas.

Hal ini sebagai salah satu cara jajaran TNI membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat di tingkat bawah, khususnya dalam memperoleh tempat tinggal yang layak. Terlebih persoalan RTLH merupakan salah satu isu krusial yang butuh penanganan bersama dan segera. Karena diakui atau tidak, masih banyak masyarakat di daerah ini yang belum memiliki tempat tinggal yang layak.

“Kami menyadari bahwa masih banyak terdapat warga yang tinggal dalam kondisi rumah yang tidak memenuhi standar kelayakan. Dan, kami berupaya semaksimal mungkin hadir membantu mengatasi persoalan yang dihadapi tersebut. Meski dengan kemampuan terbatas,”ujarnya.

Mengingat kemampuan yang terbatas tersebut, maka pihaknya tentu tidak bisa sendiri dan butuh peran serta dan dukungan dari seluruh elemen yang ada. Supaya program tersebut bisa terlaksana dengan baik dan hasilnya bisa cepat dirasakan oleh masyarakat yang menjadi sasaran program.

“Program rehabilitasi RTLH ini kita harapkan bisa menjadi salah satu solusi dalam mengatasi permasalahan yang di hadapi masyarakat. Dan, tentunya butuh partisipasi aktif dari masyarakat setempat maupun bantuan dari pemerintah daerah. Agar program ini bisa cepat mencapai tujuan,” imbuhnya.

Pihaknya pun memastikan akan mengawal program tersebut. supaya hasil pekerjaannya nanti bisa memenuhi standar hunian yang layak. Tidak hanya asal bangun saja. “Kami akan terus mengawal dan memastikan bahwa setiap rumah yang direhabilitasi memenuhi standar kelayakan,” tandasnya seraya berharap program rehabilitasi RTLH di Desa Jango itu nantinya bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam upaya meningkatkan kualitas hunian warganya. (kir)