Pemprov Atensi Serius Masyarakat Desa Lingkar TPAR Kebon Kongok

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB memberikan perhatian serius terhadap warga masyarakat di delapan desa lingkar Tempat Pembuangan Akhir Regional (TPAR) Kebon Kongok, Kabupaten Lombok Barat (Lobar). Dengan beroperasinya perluasan landfill baru TPAR Kebon Kongok, kompensasi dampak lingkungan dan beberapa aspirasi warga masyarakat lingkar TPAR telah direalisasikan.

Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengatakan, keseriusan pemerintah provinsi bersama pemerintah Kabupaten Lombok Barat dan Kota Mataram yang tergabung dalam kelompok kerja (Pokja) Lingkar Desa TPAR telah dan terus mengupayakan kebutuhan masyarakat sekitar.

“Pemerintah serius mengelola sampah apalagi di hilir dengan TPAR yang jauh lebih maju dengan pengolahan sampah sebagai bahan baku energi atau bernilai lainnya sehingga masyarakat sekitar harus diberikan pemahaman dan diberikan fasilitas memadai bagi yang terdampak. Misalnya BPJS Kesehatan, beasiswa dan lain lain,’’ ujar Wagub dalam pertemuan bersama Pokja Desa Lingkar TPAR di Kantor Gubernur NTB, Senin, 11 September 2023.

Ditekankannya, pengelolaan lingkungan untuk kepentingan bersama ini tidak meninggalkan warga masyarakat dengan program pemerintah mulai dari pelayanan hingga pemberdayaan sampai penataan lingkungan TPAR yang ramah lingkungan.

Kepala UPT TPAR Kebon Kongok Dinas LHK NTB Radyus Ramli Hindarman mengatakan, beberapa pekerjaan yang telah diselesaikan sendiri maupun lintas sektor terus dirampungkan. Diantaranya pengelolaan air lindi yang merupakan cairan sampah dari air hujan, irigasi sekitar TPAR, fasilitas akses jalan maupun relokasi beberapa rumah warga yang terdampak langsung TPAR karena berjarak hanya puluhan meter.

Selain itu, aspirasi warga masyarakat desa lingkar TPAR seperti sumur bor, pembuatan bronjong kali dan infrastruktur fisik lain selain pelibatan tenaga kerja lokal dalam pekerjaan konstruksi maupun pengolahan, pelatihan sampah organik dan lain lain dalam daftar pekerjaan Pokja.

Adapun delapan desa lingkar TPAR tersebut adalah Desa Suka Makmur, Gapuk, Taman Ayu, Kuranji, Perampuan, Karang Bongkot, Lelede dan Banyumulek yang sebagiannya telah mendapatkan kompensasi dampak negatif dan sebagiannya telah dianggarkan dalam tahun ini untuk dibayarkan. Saat ini luasan landfill TPAR Kebon Kongok di lahan 1,2 hektare berkapasitas 118 M3 yang menerima sampah 200 ton perhari.

Hadir pula dalam pertemuan tersebut, Sekda Lobar, Asisten Pemkot Mataram, para Kadis LHK NTB, dari Dinas PUPR dan instansi terkait lainnya. (r)

RELATED ARTICLES









Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Apel Perdana Bersama Seluruh ASN, Ini Pesan Pj Gubernur NTB kepada...

0
Mataram (Suara NTB) - Memimpin apel perdana bersama seluruh ASN lingkup Pemprov NTB, Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Drs. H. L. Gita Ariadi, M.Si., memberikan...

Latest Posts

Apel Perdana Bersama Seluruh ASN, Ini Pesan Pj Gubernur NTB kepada para ASN Muda

Mataram (Suara NTB) - Memimpin apel perdana bersama seluruh...

Bang Zul Bangga MXGP Samota dan Lombok Raih Dua Penghargaan di Tengah Keterbatasan

Mataram (Suara NTB) - Event balap Motocross Grand Prix...

Old Story Never Fade, Cerita Bahri Bima Pria Difabel Yang Tetap Update Lewat Radio

Oleh : Ahmad S N (Direktur RKM Institute) Setelah 73...

Daftar Harga Case Samsung Galaxy BMW dan Keunggulannya

Kemajuan teknologi membuat banyak brand saling berkolaborasi. Tak ketinggalan...

Dies Natalis ke 42 Tahun FKIP Unram Diisi Aneka Kegiatan

Giri Menang (Suara NTB) - FKIP Fakultas Keguruan dan...

ARTKEL ACAK

BPKP Turun PDTT, Wabup Lobar Minta OPD Tindaklanjuti Hasil Pemeriksaan BPK

0
Giri Menang (Suara NTB) - Wakil Bupati (Wabup) Lombok Barat (Lobar) Hj. Sumiatun menekankan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memprioritaskan tindaklanjut hasil pemeriksaan...

Beras Mendominasi Transaksi Pasar Lelang Komoditas Agro Ke-3 di NTB

0
Mataram (Suara NTB) - Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri (PPDN) Dinas Perdagangan Provinsi NTB kembali menyelenggarakan kegiatan pasar lelang komoditas agro untuk ketiga kalinya...

Bupati Ajukan Pembahasan Tiga Raperda ke DPRD Lotim

0
Selong (Suara NTB) - Bupati Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmy mengajukan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), Selasa, 19 September 2023. Pertama tentang Perubahan...

Kolom