ASN Diingatkan Hindari Sikap Hedonis

Mataram (Suara NTB) – Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkot Mataram untuk menghindari sikap hedonis. Sebagai pelayan publik sangat rentan terutama penyalahgunaan kewenangan, sehingga dibutuhkan support system dari lingkungan keluarga untuk mengingatkan. “Keluarga terutama istri dibutuhkan untuk memberikan masukan dalam menjalani tanggungjawab sebagai pejabat publik,” kata Walikota saat acara sosialisasi pencegahan anti korupsi yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis, 7 September 2023.

Sosialisasi pencegahan anti korupsi menjelang tahun politik 2024 dihadiri oleh Kepala Satuan Tugas Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Anti Korupsi pada KPK RI, Dian Rachmawati, Walikota Mataram H. Mohan Roliskana, Wakil Walikota Mataram, TGH. Mujiburrahman, Ketua DPRD Kota Mataram H. Didi Sumardi, Sekretaris Daerah Kota Mataram, Lalu Alwan Basri beserta seluruh pimpinan OPD, para asisten, staf ahli serta camat dan lurah se-Kota Mataram.

Walikota menegaskan kehadiran KPK dalam rangka sosialisasi anti korupsi sangat penting untuk mengingatkan seluruh ASN di lingkup Pemkot Mataram, baik aspek sosiologis dan hal instruktif lainnya menghindari perilaku koruptif.

Pemerintah Kota Mataram berupaya bekerja sesuai rel secara hukum tetapi terkadang cobaan atau tantangan datang silih berganti, sehingga keinginan memberikan pengaruh untuk melakukan hal-hal diluarkan ketentuang. “Keinginan berat padahal bukan kebutuhan, sehingga perlu untuk saling mengingatkan,” terangnya.

Mohan mengutip sebuah kisah dari Umar Bin Khattab yang mendengarkan pembicaraan anak dan ibu tukang susu. Sang Ibu ingin mencampur susunya dengan air mengikuti pedagang susu lainnya. Beberapa hari susunya tidak pernah laku. Lantas sang anak mengingatkan karena khawatir diketahui oleh pemimpinnya. Umar Bin Khatab yang mendengar percakapan itu memerintahkan semua pedagang susu yang mencampur dagangannya dengan air untuk dipenjarakan.

Artinya dari cerita itu kata Mohan, menunjukkan sikap keluarga yang selalu mengingatkan anggota keluarganya untuk bekerja sebaik-baiknya dengan penuh tanggungjawab dan menghindari potensi kehancuran.

Kasatgas Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Anti Korupsi pada KPK RI, Dian Rachmawati mengingatkan, pada momen politik tahun 2024 potensi penyalahgunaan atau pelanggaran sebagai ASN sangat tinggi akan terjadi seperti mendukung calon tertentu dan lain sebagainya. ASN memiliki hak politik tetapi harus hati-hati berkomentar maupun memasang status di media sosial. “ASN punya hak pilih tetapi harus hati-hati juga berkomentar di medsos,” katanya mengingatkan.

Sebagai penyelenggara negara juga sangat rentan terjadi penyalahgunaan kewenangan. Artinya, perlu saling mengingatkan terutama dari lingkungan keluarga agar menghindari perilaku koruptif. (cem)

RELATED ARTICLES









Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Apel Perdana Bersama Seluruh ASN, Ini Pesan Pj Gubernur NTB kepada...

0
Mataram (Suara NTB) - Memimpin apel perdana bersama seluruh ASN lingkup Pemprov NTB, Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Drs. H. L. Gita Ariadi, M.Si., memberikan...

Latest Posts

Apel Perdana Bersama Seluruh ASN, Ini Pesan Pj Gubernur NTB kepada para ASN Muda

Mataram (Suara NTB) - Memimpin apel perdana bersama seluruh...

Bang Zul Bangga MXGP Samota dan Lombok Raih Dua Penghargaan di Tengah Keterbatasan

Mataram (Suara NTB) - Event balap Motocross Grand Prix...

Old Story Never Fade, Cerita Bahri Bima Pria Difabel Yang Tetap Update Lewat Radio

Oleh : Ahmad S N (Direktur RKM Institute) Setelah 73...

Daftar Harga Case Samsung Galaxy BMW dan Keunggulannya

Kemajuan teknologi membuat banyak brand saling berkolaborasi. Tak ketinggalan...

Dies Natalis ke 42 Tahun FKIP Unram Diisi Aneka Kegiatan

Giri Menang (Suara NTB) - FKIP Fakultas Keguruan dan...

ARTKEL ACAK

Jangan Dinaikkan

0
ANGGOTA Komisi II DPRD Kota Mataram, Misban Ratmaji, SE., meminta Hiswana Migas mengkaji ulang rencana kenaikan LPG 3 kilogram. ‘’Kita harapkan, terutama yang menyangkut...

Pamitan ke Jajaran OPD dan Warga, Bupati Lobar Minta Dukung Wabup Lanjutkan Program Pembangunan

0
Giri Menang (Suara NTB) - Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid mulai turun ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan warga masyarakat untuk pamitan....

Lahan Produktif di KLU Mulai Beralih Fungsi

0
Tanjung (Suara NTB)-Lahan produktif (sawah basah) di Kabupaten Lombok Utara mulai dikhawatirkan karena beralih fungsi. Di Desa Gondang, kecamatan Gangga dan desa Jenggala, kecamatan...

Kolom