Harga Beras Melambung, DPRD Minta Pemda Ajukan Operasi Pasar

0

Tanjung (Suara NTB) – Harga beras di Kabupaten Lombok Utara (KLU) kian melambung. Di beberapa kios penjual beras, harga beras kualitas medium mencapai Rp 310 ribu per karung (25 kg). Sedangkan harga beras kualitas premium, mencapai Rp 335 ribu per karung (25 kg).

“Saya sudah memantau beberapa kios, harga beras sudah semakin tinggi. Pemda harus bergerak cepat membantu mengendalikan stok melalui Operasi Pasar (OP) untuk mencegah inflasi berlebihan,” ungkap Wakil Ketua Komisi II DPRD, Hakamah, S.KH., Minggu, 3 September 2023.

Ia menjelaskan, harga beras sepatutnya dikendalikan sejak awal melalui Perusda PT. Tata Tunaq Berkah (TTB). Perusda ini sedianya diperankan lebih dalam dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Komisi II tegas dia, khawatir dengan dinamika harga beras saat ini. Pasalnya, hampir setiap pekan harga beras mengalami kenaikan.

“Contoh, beras kualitas medium meningkat dari kisaran Rp 270 ribu per kg. Artinya dalam beberapa pekan saja sudah mengalami inflasi mendekati 15 persen,” sebutnya.

Besaran inflasi ini tambah politisi Gerindra KLU ini, melampaui daya beli masyarakat. “Ini baru dari 1 komoditas saja, bagaimana kalau masing-masing komoditas juga mengalami pergerakan  harga (meningkat). Daya beli masyarakat akan sangat terkuras, dan dampaknya akan mengarah pada kemiskinan,” tegasnya.

Berdasarkan pertimbangan itulah, Komisi II, imbuh Hakamah, mendesak supaya Pemda bersurat ke Bulog Divre NTB untuk menggelar OP di tiap-tiap kecamatan.

“OP ini harus bersifat menyeluruh. Misalnya dilaksanakan minimal 2 pekan, secara konsisten. Bila perlu Pemda menyiapkan outlet-outlet yang menyediakan beras Bulog di tiap desa, sehingga masyarakat bisa lebih dekat mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” pungkasnya. (ari)