Lebihi Izin Tinggal, Imigrasi Bima Deportasi WNA Asal Malaysia

0
Jajaran Kantor imigrasi mendeportasi WNA asal Malaysia berinisial Sam karena melebihi izin tinggal.(Suara NTB/Ist)

Bima (Suara NTB) – Imigrasi Kelas III Non TPI Bima Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham NTB mendeportasi seorang warna negara asing (WNA) asal Malaysia, inisial Sam, karena melebihi izin tinggal.

Pendeportasian yang merupakan tindakan administratif Keimigrasian terhadap pria yang berusia 51 tahun itu, sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bima Nomor W21.IMI.3-1532.GR.02.03 Tahun 2023.

“Kami mendeportasi WNA Malaysia inisial Sam, karena melanggar pasal 78 Undang-Undang (UU) nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian,” kata Kepala Kantor Imigrasi Bima, M. Usman.

Lebih lanjut Usman mengaku, oknum Sam berada di wilayah Indonesia melebihi izin tinggal yang telah diberikan. Pasalnya yang bersangkutan datang dengan menggunakan visa kunjungan selama 30 hari. “Izin tinggal yang seharusnya 30 hari, namun kelebihan (over stay) 20 hari,” katanya.

Usman mengungkapkan, oknum Sam, nekat datang atau berkunjung ke Indonesia untuk menikahi perempuan asal Desa Kuta Kecamatan Parado Kabupaten Bima, yang dikenalinya saat menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia.

“Yang bersangkutan menyerahkan diri, diantar pihak keluarga istrinya, karena merasa telah melanggar aturan keimigrasian,” katanya.

Ia menambahkan, proses pendeportasian terhadap Sam dilakukan pada Selasa, 15 Agustus 2023, dengan menggunakan maskapai AIR ASIA QZ-463, rute Lombok – Kuala Lumpur, melalui Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Majid (Bizam) Lombok.

“Pendeportasian ini untuk menegakkan aturan keimigrasian dan menjaga kedaulatan negara demi tegaknya NKRI,” pungkasnya. (uki)