Distanbun NTB Godok Persiapan Uji Akreditasi Laboratorium

0
Ditjenbun, Kementerian Pertanian (Kementan) saat melakukan monitoring dan evaluasi persiapan kegiatan akreditasi laboratorium, Kamis-Jumat, 10-11 Agustus 2023.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Laboratorium penguji mutu benih merupakan salah satu Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK) yang memerlukan Komite Akreditasi Nasional (KAN) untuk memperoleh akreditasi sebagai laboratorium yang tidak diragukan kompetensinya dalam melaksanakan pengujiaannya.

Sebab, fasilitas laboratorium sangat penting dalam pengujian. Kualitas benih bersertifikat bergantung pada kualitas pengujian mutunya.

Dalam hal ini, Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) tengah mempersiapkan segala kebutuhan sebelum melaksanakan uji akreditasi laboratorium tersebut.

Untuk memastikan kesiapan Distanbun Provinsi NTB, tim dari Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun), Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan monitoring dan evaluasi persiapan kegiatan akreditasi laboratorium, Kamis-Jumat, 10-11 Agustus 2023.

Ibu Yuni dan Faradilla sebagai perwakilan dari Ditjenbun mendatangi kantor BPSB Perkebunan Provinsi NTB untuk melihat sudah sejauh mana persiapan menuju akreditas laboratorium.

Pengujian ini perlu dilakukan, karena untuk menjaga kualitas benih bermutu, maka perlu ada laboratorium yang kredibel, salah satunya, adanya Sertifikat Akreditasi SNI ISO/IEC 17025:2017, di mana hal ini bukanlah suatu perolehan biasa, karena proses untuk memperoleh sertifikat akreditasi cukup panjang serta butuh kerja keras dan komitmen yang tinggi. (r)